Paser

Paser Dikepung Banjir Bercampur Lumpur Kecoklatan, Yunus: Meliburkan Sekolah Bakal Jadi Opsi

219
×

Paser Dikepung Banjir Bercampur Lumpur Kecoklatan, Yunus: Meliburkan Sekolah Bakal Jadi Opsi

Sebarkan artikel ini

Satu diantara wilayah yang terkena imbas dari banjir di Kabupaten Paser.(Ist)

Timeskaltim.com, Paser – Persoalan banjir di Kabupaten Paser kian mengkhawatirkan. Pasalnya, sebanyak 20 desa dikepung air keruh yang penuh dengan lumpur kecoklatan. Tak tanggung-tanggung, menjamurnya banjir merambah di seluruh wilayah. Diantaranya, di Kecamatan Long Kali, Muara Komam dan Muara Samu. 

Selain rumah warga juga terdapat fasilitas pendidikan yang dilanda banjir, salah satunya di SD Negeri 010 Long Kali. Sehingga, meliburkan siswa dikatakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Paser, Yunus Syam bakal jadi opsi. 

“Kami sampaikan kepada kepala sekolahnya jika membahayakan anak-anak (pelajar) sebaiknya diliburkan,” kata Yunus Syam, dikonfirmasi Kamis (16/3/2023).

Katanya tidak ada pilihan lain selain meliburkan aktivitas belajar mengajar di sekolah. Dirinya berharap banjir yang melanda di Kabupaten Paser segera surut dan kembali pulih lagi

Untuk mereka yang terdampak banjir tidak ada pilihan lain kita liburkan, semoga cepat surut,” tutur Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Paser itu. 

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikbud Kabupaten Paser Agus Wintoro menuturkan belum menerima data detail berapa jumlah sekolah yang terdampak banjir. 

“Laporan secara khusus belum masuk. Kami sambil terus proses mendata,” singkat Agus. Sekadar diketahui, Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah di Kecamatan Long Kali, Muara Komam dan Muara Samu sebanyak 59 SD, 17 SMP dengan jumlah keseluruhan 76 sekolah.

Dari 31 sekolah SD di Kecamatan Long Kali sebanyak 3.203 peserta didik, 263 guru, dan 62 pegawai atau tenaga kependidikan. Selanjutnya dari 11 SMP terdapat 1.041 siswa dan 114 guru.

Kemudian di Kecamatan Muara Komam terdapat 18 sekolah dengan 1.358 siswa, guru 140, dan 4 SMP terdiri dari  252 siswa dan 31 guru. Sementara di Kecamatan Muara Samu terdapat 10 SD dengan 939 siswa dan 60 guru. Untuk SMP memiliki 2 sekolah dengan total 254 pelajar dan 21 guru. (Wan)

error: Content is protected !!