Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
DPRD Kabupaten Kutai Timur

Hari Santri Nasional Bertema “Jihad Santri Jayakan Negeri

243
×

Hari Santri Nasional Bertema “Jihad Santri Jayakan Negeri

Sebarkan artikel ini

Sangatta – Santri secara umum adalah sebutan bagi seseorang yang mengikuti pendidikan agama Islam di pesantren. Santri biasanya menetap di tempat tersebut hingga pendidikannya selesai.

Di indonesia sendiri terdapat banyak sekolah yang mengusung sistem pendidikan agamis, terkhusus untuk agama islam.

Ribuan santri memadati pesantresn-pesantren yang tersebar di seluruh Indonesia, terutama di Pulau Jawa.

Santri di anggap adalah sesuatu yang istimewa sehingga di Indonesia dicetuskan tanggal tertentu untuk di gunakan sebagai perayaan hari santri

Untuk itu, pada minggu (22/10/2023), Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) menggelar upacara peringatan Hari Santri Nasional. Kegiatan itu dipimpin langsung oleh Bupati Ardiasnyah Sulaiman, yang dihelat di Halaman Kantor Bupati, Pusat Perkantoran Pemkab Kabupaten Kutim, Bukit Pelangi Sangatta,

Saat ditemui usai mengikuti palaksanaan hari santri tersebut Arfan Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim) menegaskan  bahawa DPRD sudah mengusulkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) santri, pada saat rapat Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) tahun 2022 silam.

“Alhamdulillah, sejujurnya saya sudah mengusulkan Raperda tersebut agar supaya ada Peraturan Daerah (Perda) santri.” Arfan

Kemudian beliau juga menjelaskan untuk pelaksaan Raperda Santri tersebut mudahan bisa diterapkan ditahun yang akan datang.

“Insyaallah tahun 2024 yang akan datang itu sudah ada,” kata Wakil Ketua I DPRD Kutim, Arfan saat disambangi para awak media, Minggu (22/10) kemarin.

Hal itu, disampaikannya usai mengikuti peringatan Hari Santri Nasional dengan tema “Jihad Santri Jayakan Negeri” di halaman Kantor Bupati, Bukit Pelangi Sangatta Kutim, Minggu (22/10) lalu yang ikut dihadiri oleh Bupati Kutai Timur.