Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Paser

Desa Mengkudu Bangun Proyek Plat Duiker, Rebut: Kita Mau Full Permanent

863
×

Desa Mengkudu Bangun Proyek Plat Duiker, Rebut: Kita Mau Full Permanent

Sebarkan artikel ini

Teks Foto: Progres pembangunan plat duiker di Desa Mengkudu, Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser. (Ist)

Timeskaltim.com, Paser  – Desa Mengkudu, Kecamatan Batu Engau Kabupaten Paser, diketahui sedang melakukan pembangunan proyek plat duiker guna menghubungkan beberapa RT di desa tersebut.

Pembangunan ini menggunakan anggaran perubahan sebesar Rp150 Juta Rupiah, dan untuk siring sisi kiri maupun kanan mencapai kurang lebih Rp50 Juta Rupiah. Plat duiker itu juga memiliki panjang yang beragam, mulai dari 3×4 meter, 4×3 meter, hingga 4×4 meter.

Rebut Hamdi, Kepala Desa Mengkudu mengatakan, saat ini pembangunan berjalan baik dan lancar. Dikatakannnya, program pembangunan plat duiker ini merupakan program sebelum dirinya menjabat sebagai Kades, sehingga bangunannya hanya semipermanent.

“Ya jadi sebelumnya itu semipermanent, sekarang kita mau full kan itu jadi permanen, jadi bukan kayu, tetapi beton agar tahan lama,” ujarnya saat dikonfirmasi via telepon, Minggu (5/11/2023) siang.

Untuk diketahui, pengerjaan jembatan tersebut berada di RT 5, RT 8, RT 11, dan pada RT 7. Pada RT 7 merupakan jembatan yang menghubungkan usaha tani guna memudahkan para petani dalam mengangkut hasil panen sawitnya.

Senada dengan Rebut, Nurul selaku BPD Desa Mengkudu mendukung pembangunan plat duiker tersebut dengan system full permanent. Menurutnya, hal itu bagus dan dapat meningkatkan kekokohan jembatan penghubung antar RT tersebut.

“Harapannya sih bisa lebih kokoh, tahan lama, jadi tidak bolak balik, pembangunannya juga tidak habis di situ aja, yang penting harus dirawatlah,” jelas Nurul.

Dikonfirmasi terpisah, Dayuh Anggun selaku perwakilan PKK Desa Mengkudu mengaku perbaikan plat duiker tersebut sangatlah membantu sebagian besar kegiatan di desa, terutama dari kegiatan PKK itu sendiri.

“Dengan perbaikan dan pembangunan itu jelas terdampak, jadi kalau jalannya bagus, aksesnya bagus, mobilisasi kegiatan PKK itu dapat meningkat,” pungkasnya. (Bey/Wan)