Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
DPRD Kabupaten Kutai Timur

Agusriansyah Menjalankan Peran Pengawasan Terhadap Pemerintah, Berikan Kritik Yang Konstruktif. 

229
×

Agusriansyah Menjalankan Peran Pengawasan Terhadap Pemerintah, Berikan Kritik Yang Konstruktif. 

Sebarkan artikel ini

SANGATTA – Agusriansyah Ridwan, kali ini memberikan pandangannya tentang pentingnya pengawasan, juga memberikan apresiasi terhadap pemerintah yang terus berupaya dalam mengembangkan Kutai Timur agar terus maju. 

Dia berkomitmen bahwa, akan selalu menjalankan peran pengawasan terhadap pemerintah, dengan cara memberikan kritik yang lebih konstruktif. Agus juga percaya jika, pengawasan merupakan kunci dalam memastikan bahwa aturan yang diterapkan saat ini sudah  sesuai dengan kebutuhan dan keadaan yang ada saat ini. 

“Namun, dalam upaya ini, saya menegaskan bahwa pentingnya memberikan apresiasi kepada pemerintah atas upaya evaluasi yang terus mereka lakukan,” katanya. 

Anggota DPRD dari fraksi PKS, ini mengaku mengapresiasi upaya pemerintah dalam melakukan evaluasi, dengan hal ini sangat memungkinkan penyesuaian kebijakan yang mungkin telah lama sekali atau tidak sesuai dengan kondisi yang ada kali ini. 

Dia juga menyampaikan dukungannya dalam pemenuhan infrastruktur dasar seperti air, listrik, dan jalan. 

“Saya merasa bahwa pendidikan, kesehatan, pertanian serta sektor kelautan juga harus menjadi fokus,” ungkapnya. 

Agus juga mengatakan bahwa Kutim sendiri memiliki potensi pariwisata yang cukup besar, sehingga mampu menekankan tentang perlunya perhatian terhadap dampak sosial dan lingkungan, khususnya terkait tentang perizinan seperti perusahaan asing atau investasi-investasi internasional. 

“Sektor ekonomi di Kutim telah berkembang pesat, dan semoga percepatan hilirisasi industri dan fokus pada kepariwisataan dapat memperkuat ekonomi daerah,” ujar Agus. 

Dia juga menjelaskan bahwa di usia Kutai Timur yang ke- 24 tahun, sangat berfokus kepada pengembangan sumber daya manusia (SDM), pemberdayaan, serta pelestarian budaya khususnya Kutai Timur. 

Dia mengatakan bahwa, sangat diperlukan kegiatan yang produktif, serta keahlian yang mendukung sehingga dapat menciptakan lapangan kerja, dan juga pentas-pentas budaya yang didukung oleh sarana dan prasarana (Sapras) yang ada. 

“Dengan demikian, budaya Kutai Timur dapat dilestarikan melalui pentasan-pentasan yang berkelanjutan,” tutupnya . (Adm)