
TimesKaltim.com, Jakarta – Dalam rangka meningkatkan prestasi di bidang musabaqah tilawatil qur’an, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kalimantan Timur melakukan penjajakan kerjasama dengan Institut Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur’an (Institut PTIQ) Jakarta.
Rencana penjajakan tersebut disampaikan Ketua III LPTQ Kaltim, HM Jauhar Efendi, ketika memimpin rombongan Pengurus LPTQ melakukan silaturahmi ke Institut PTIQ pada, Kamis (9/12/2021).
“PTIQ merupakan Perguruan Tinggi pertama di dunia yang fokus dan khusus terhadap kajian Al-Qur’an. Didirikan pada Tahun 1971 kemudian Dua tahun setelahnya , yaitu Tahun 1973, di Universitas Islam Madinah, baru didirikan kajian yang sama dengan PTIQ,” terang Jauhar ketika dikonfirmasi rekan media.
“Rombongan LPTQ Kaltim sebanyak 11 orang diterima Kepala Biro Akademik, Dr. Made Saihu, Kepala Biro Umum, Zaini dan Ketua Lembaga Tahsin dan Tahfidz Qur’an, Dr. Abdur Rokhim Hasan, MA. Berdasarkan penuturan Kepala Biro Akademik, Rektor Institut PTIQ, Prof. Dr. Nasarudin Umar, MA., maupun para Wakil Rektor semuanya sedang berada di luar daerah” tambah Jauhar.
Institut PTIQ memiliki 4 Fakultas, yaitu Fakultas Syari’ah, Tarbiyah, Ushuluddin, dan Fakultas Dakwah. Institut PTIQ memiliki jenjang S1, S2, dan S3. Keseluruhan jumlah mahasiswa dari seluruh jenjang sebanyak 5.000 mahasiswa.

Berdasarkan hasil pertemuan, disepakati skema rencana jangka pendek yakni LPTQ Kaltim meminta para dosen yang mumpuni di bidangnya untuk datang ke Samarinda, guna melatih para calon peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) yang akan dikirim mengikuti MTQ Nasional XXIX Tahun 2022 yang akan digelar di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Sedangkan kerjasama dalam jangka panjang, LPTQ Kaltim Kaltim akan bekerjasama dengan Pengelola Beasiswa Kaltim Tuntas untuk mengirim calon mahasiswa yang sudah memiliki prestasi melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan S1, S2, maupun S3 di Institut PTIQ, di Jakarta.
Sepak terjang PTIQ tidak diragukan lagi dalam kancah nasional, pasalnya berdasarkan penuturan dari pengelola PTIQ, semua provinsi yang masuk langganan 3 besar tingkat nasional, rata-rata jebolan PTIQ. Bahkan tak jarang alumnusnya juga berprestasi di tingkat Internasional.
“Yang cukup menarik, PTIQ memberikan beasiswa bagi mahasiswa yang memenuhi target hafalan 4 juz per semester. Beasiswa diberikan mulai semester 2 dan seterusnya (tahfidz penuh),” pungkas Jauhar. (Aji)












