Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
DPRD Kabupaten Kutai Timur

Pemkab Kutim Harus Memperjuangkan Masyarakat Mengenai Kebutuhan Mendesak

417
×

Pemkab Kutim Harus Memperjuangkan Masyarakat Mengenai Kebutuhan Mendesak

Sebarkan artikel ini

SANGATTA – Anggota legislatif yang memenangkan pertarungan dalam pemilu merupakan murni dari suara rakyat.

Untuk itu, sebagai wakil rakyat sudah tentu anggota DPRD sebagai wakil rakyat wajib memperjuangkan aspirasi masyarakat guna hidup yang lebih baik lagi.

Contoh saja, aspirasi infrastruktur, pertanian, perkebunan, dan lain sebagainya. Selain itu Dewan Perwakilan Rakyat sebagai lembaga legislatif juga memiliki fungsi menyalurkan aspirasi masyarakat, yang operasionalnya saat reses mendapat guyuran dana reses.

Sebagai pemilih anggota dewan, rakyat harus diserap aspirasi dan keluhannya sehingga masyarakat bisa mendapatkan solusi dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menyalurkan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat merupakan keharusan bagi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Mochammad Son Hatta menjelaskan bahwa suara masyarakat sangat penting sebagai kebutuhan nyata di masyarakat, sehingga aspirasi itu harus diperjuangkan.

“Karena itu suatu keperluan tentu harus kita perjuangkan agar kesejahteraan masyarakat dapat terwujud dan terpenuhi,” Ungkap Beliau

“Pemkab harus lebih perhatian dengan masyarakatnya yang ada di desa. Selama ini banyak usulan yang muncul dari masyarakat soal pembangunan infrastruktur di pedesaan,” Ucap Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Mochammad Son Hatta

Son Hatta juga menyampaikan bahwa masyarakat sering kali meminta untuk direalisasikannya pembangunan jembatan yang menghubungkan antara desa satu ke desa lainnya. Karna ini termasuk kebutuhan mendesak maka belia meminta agar Pemkab bisa memperhatikannya.

“Infrastruktur belum banyak dibangun di desa-desa. Saya sering menerima usulan dari masyarakat soal itu, sehingga Pemkab Kutim harus bisa mengakomodir aspirasi masyarakat tersebut,” ujarnya.

Harapannya pemerintah bisa bersinergi dengan dewan perwakilan rakyat guna menjalankan amanat dari rakyat.