Memasuki Lebaran Ke – 4, tabung gas Elpiji ukuran 3 Kg menjadi langka disebabkan lonjakan pembelian saat lebaran.(Ist)
Timeskaltim.com, Kukar – Polemik Gas Elpiji 3 Kilogram mendadak kembali langka. Mirisnya, kelangkaan tersebut di berbagai elemen dari tingkat agen sampai dengan warung.
Akibatnya, dijumpai sebagian besar warga Tenggarong merasakan kesulitan mendapatkan gas bersubsidi tersebut. Seperti yang dialami Ngadi (54), salah satu warga Tenggarong.
Ia harus berkeliling mencari gas elpiji ukuran 3 kilogram. Sejak pagi hingga siang hari. Namun tak kunjung mendapatkan gas tersebut. Setidaknya hampir 10 warung pengecer yang biasa ia membeli, seluruhnya menyebut sedang kosong.
“Sudah keliling tadi, tapi nggak ketemu-ketemu, mana gas habis total,” keluh Ngadi pada media Timeskaltim.com.
Begitupun dengan Ngatinah (57), salah satu warung yang kerap mengecer gas elpiji 3 kilogram.
Jika stok gas sudah kosong sejak Minggu (1/5/2022) malam hingga Kamis (5/5/2022) hari ini. Namun, ia menyebut jika stok gas elpiji bakal normal kembali. Setidaknya 1 sampai 2 hari ke depan. Meski ia tidak berani memastikan lebih lanjut. Terakhir ia menjual per tabungnya mencapai Rp 27 ribu, naik sekitar Rp 4 ribu dari harga biasanya.
“Sudah kosong sejak malam Lebaran,” ujarnya.
Saat dikonfirmasi awak media, Direktur PT Nararya Windi Novri Ananta, salah satu agen elpiji di Kukar mengatakan, pemakaian yang meningkat saat Lebaran menjadi faktor utama gas elpiji 3 kilogram kosong.
Meski selama bulan suci Ramadan sudah mendapat tambahan stok mencapai 2.240 tabung. Masing-masing 560 tabung sebelum Ramadan, pertengahan Ramadan, jelang lebaran dan setelah lebaran.
“Juga sempat ada kerusakan mobil pengisian di SPBE di Sungai Siring, Samarinda,” ungkap Novri.
Karena kerusakan itulah, sebut Novri, beberapa agen penyedia gas elpiji tidak bisa mengambil jatah tabungnya. Termasuk agen elpiji PT Nararya.
Memastikan ketersediaan gas elpiji kembali normal, hari kedua Lebaran, agen elpiji miliknya inipun sudah mulai kembali melakukan bongkar muat.
“Ini kita mulai gencar lagi menyuplai,” tutup Windi. (Wan)












