Salehuddin Serap Aspirasi Warga Kota Bangun I Dan Muara Muntai

Anggota DPRD Kaltim, Salehuddin, S.Sos, S.Fil, M.AP.(Ist)

Timeskaltim.com, Samarinda – Anggota DPRD Provinsi Kaltim, Salehuddin sukses menggelar Resap Aspirasi atau Reses di Desa Kota Bangun I dan Kecamatan Muara Muntai, Sabtu  (19/11/2022) siang.

“Ada beberapa aspirasi warga  yang disampaikan  antara lain meminta perbaikan infrastruktur jalan  dan perbaikan sekolah,” kata Salehuddin dikonfirmasi media ini.

Ia menyebutkan, warga di Desa Kota Bangun I meminta adanya perbaikan infrastruktur jalan di jalur poros antar desa dan jalan-jalan di kawasan pertanian.  Perbaikan  jalan tersebut penting bagi warga, karena selama ini mereka kesulitan mengangkut hasil  perkebunan dan pertanian dengan kondisi jalan yang rusak parah.

Aspirasi lain yang disampaikan warga adalah perbaikan gedung sekolah, SMK Negeri 1  Kota Bangun yang meminta penambahan ruang belajar, perbaikan ruang guru dan kepala sekolah serta meminta dukungan dewan  adanya penambahan sarana prasarana (Sapras) jurusan baru.

“Alasan penambahan sapras yang diminta pihak sekolah kepada kami ini untuk mengakomodir para siswa lulusan SMP yang akan masuk,” ucap Politisi Partai Golkar ini.

Ditempat yang berbeda yakni di Kecamatan Muara Muntai, Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Muara Muntai  mengeluhkan kondisi lapangan upacara yang perlu dilakukan perbaikan dan perluasan karena lahan tersebut digunakan para siswa sebagai tempat melaksanakan mata pelajaran olahraga sekaligus sebagai parkir kendaraan.

“Jika becek, maka mereka parkir di pinggir jalan poros atau bahu jalan, hal tersebut  mengganggu aktivitas lalu lintas masyarakat,”ungkap Saleh.

Pada kesempatan itu siswa juga menyampaikan usulan untuk kegiatan keagamaan sehari-hari mereka membutuhkan pembangunan Mushala beserta peralatannya,  karena selama ini  untuk  sholat  dengan cara bergantian dan hanya memanfaatkan ruangan kantor.

Selain itu juga mereka meminta penambahan ruang belajar. Karena keterbatasan ruang belajar maka pihak sekolah  terpaksa membatasi  penerimaan jumlah siswa  pada tahun ajaran baru.

“Kami siap membantu dan memfasilitasi  untuk pemenuhan sarana dan prasarana sekolah di dua desa tersebut dengan mengawal  ke Dinas Pendidikan Provinsi Kaltim,” tandas Legislator Karang Paci Asal Dapil Kukar itu.(Adv/Wan)