Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Politik

Partai Demokrat Resmi Cabut Dukungan Anies Baswedan Pada Pilpres 2024 Mendatang

351
×

Partai Demokrat Resmi Cabut Dukungan Anies Baswedan Pada Pilpres 2024 Mendatang

Sebarkan artikel ini

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Anies Baswedan.(Ist)

Timeskaltim.com, Jakarta – Partai Demokrat resmi mencabut dukungannya atas Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden (capres) dalam Pilpres 2024. Keputusan ini merupakan hasil rapat Majelis Tinggi Partai Demokrat yang berlangsung Jumat (1/9/2023) malam.

Keputusan ini juga merupakan puncak perseteruan partai tersebut dengan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP). 

Adapun, Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) telah terdepak dari persaingan bursa cawapres setelah secara mengejutkan Anies Baswedan diduetkan dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

“Partai Demokrat mencabut dukungan kepada Saudara Anies Baswedan sebagai capres dalam Pilpres 2024,” ucap Sekretaris Majelis Tinggi Demokrat Andi Mallarangeng di Cikeas, Bogor dalam keterangan resminya.

Sebelumnya, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) marah besar dan kecewa terhadap Anies Baswedan. SBY merasa dikhianati Anies.

“Meskipun kita dibeginikan oleh Capres Anies dan mitra koalisi kita tetapi sesungguhnya kita harus bersyukur. Bersyukur kepada Allah SWT bersyukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa, kenapa? ini alasan saya pertama ya memang karena kita ditelikung dan ditinggalkan seperti ini sekarang, bayangkan kalau ditelikung kita ini ditinggalkan. Kita ini 1-2 hari sebelum batas pendaftaran ke KPU bayangkan seperti apa? Kita masih ditolong oleh Allah, kita diselamatkan oleh sejarah. Ini syukur yang pertama,” ungkap SBY.

Syukur yang kedua menurut SBY adalah setelah dia renungkan baik-baik, Partai Demokrat diselamatkan oleh Tuhan. 

“Maksudnya adalah Partai Demokrat tidak diizinkan oleh Allah untuk mendukung seseorang dan untuk bermitra dengan orang yang lain yang tidak jujur dan amanah,” pungkasnya.(Ant/Wan)