DPRD Kota Samarinda

Komisi IV Dukung Pemberian Makanan Tambahan Ibu dan Anak Guna Cegah Stunting

101
×

Komisi IV Dukung Pemberian Makanan Tambahan Ibu dan Anak Guna Cegah Stunting

Sebarkan artikel ini

Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar. (Berby/Times Kaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Pemerintah Kota Samarinda terus berupaya mengatasi masalah stunting yang masih menjadi salah satu isu kesehatan utama di kota ini.

Untuk mengatasi hal tersebut, program pemberian makanan tambahan telah diluncurkan untuk memastikan anak-anak mendapatkan nutrisi yang cukup dan mencegah stunting sejak dini.

Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesehatan anak-anak dan generasi mendatang.

“Pemberian makanan tambahan ini diharapkan dapat membantu anak-anak mendapatkan asupan gizi yang mereka butuhkan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal,” ujar Deni, Jumat (31/5/2024).

Program pemenuhan makanan tambahan akan difokuskan pada balita dan anak-anak usia dini yang tinggal di wilayah dengan prevalensi stunting tinggi.

Saat ini, Pemkot melalui dinas terkait telah bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Puskesmas, Posyandu, dan organisasi masyarakat setempat untuk memastikan distribusi makanan tambahan berjalan lancar dan tepat sasaran.

“Kami juga mengedukasi para orang tua tentang pentingnya gizi seimbang dan bagaimana cara memanfaatkan makanan tambahan dengan baik. Selain itu, kami terus memonitor perkembangan anak-anak yang menerima bantuan ini untuk memastikan efektivitas program,” jelasnya.

Menurut data terbaru, Kota Samarinda masih menghadapi tantangan dalam mengurangi angka stunting, meskipun berbagai upaya telah dilakukan. Dengan adanya program ini, diharapkan angka stunting di Kota Samarinda dapat menurun secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan.

“Ini adalah tugas kita bersama, baik pemerintah, masyarakat, maupun orang tua untuk memastikan bahwa anak-anak kita mendapatkan awal kehidupan yang sehat. Program pemberian makanan tambahan ini adalah salah satu langkah penting dalam upaya tersebut,” tutupnya.

Sebagai informasi, saat ini Dinas Kesehatan Kota Samarinda pada 7 Mei lalu telah memulai pelaksanaan program pemberian makanan tambahan (PMT) bagi 2.800 balita dan 900 ibu hamil selama 90 hari ke depan.

Program PMT merupakan kerja sama antara  26 puskesmas, 59 pemerintah kelurahan, dan TP PKK Samarinda. PMT yang diberikan dalam bentuk sudah siap makan, bergizi, dan mudah diperoleh. (Bey)

error: Content is protected !!