Politik

Kemelut Pencopotan Basri Rase Sebagai Ketua DPC PKB Bontang, Selamet: Bukan Pemecatan Kader

620
×

Kemelut Pencopotan Basri Rase Sebagai Ketua DPC PKB Bontang, Selamet: Bukan Pemecatan Kader

Sebarkan artikel ini
Teks Foto: Plt Ketua DPC PKB Bontang, Selamet Ari Wibowo. (Muhammad Hasbi/Times Kaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Pencopotan Basri Rase sebagai ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bontang, menggegerkan jagat raya di gelanggang politik. Di samping memanasnya, kontestasi Pilkada 2024 mendatang. Polemik tersebut berpotensi juga mempengaruhi dinamika siklus politik di daerah berjulukan Kota Taman itu.

Sekretaris DPW PKB Kaltim, Selamet Ari Wibowo menjelaskan, bahwa pemberhentian itu dilatarbelakangi langkah yang diambil oleh Basri Rase untuk mendaftar sebagai Calon Wali Kota Bontang melalui jalur independen.

Atas insiden tersebut, ia pun lantas ditunjuk oleh partai sebagai Plt Ketua DPC PKB Kota Bontang menggantikan Basri Rase.

Kata dia, langkah tersebut diambil atas pertimbangan DPP PKB. Karena, diklaim mencederai aturan yang ditetapkan oleh partai.

“Saya dapat penugasaan dari partai untuk menggantikan posisi pak Basri Rase. Karena,  Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB. Tidak, berkenan atas pencalonan yang dilakukan oleh ketua DPC PKB sebelumnya melewati jalur independen,” ungkapnya, saat diwawancarai oleh wartawan Times Kaltim, Kamis (13/6/2024).

Selamet bilang bahwa, sejauh ini PKB sedang melakukan komunikasi yang intens kepada lintas partai. Tentunya, telah melakukan upaya penjaringan Calon Kepala Daerah. Namun, Basrie selaku kader PKB, justru melakukan pendaftaran melalui jalur independen.

“Jadi untuk saat ini sebetulnya, DPP PKB itu mengambil tindakan tegas dan cepat dengan cara menganti posisi beliau,” jelasnya.

“Sejauh inikan isu yang beredar itu pemecatan Basri dari kader PKB, maka saya mau menepis isu itu bukan pemecatan sebagai kader. Tetapi, hanya pemberhentian sebagai ketua DPC PKB Kota Bontang saja. Jadi, keanggotaannya masih tetap,” lanjutnya.

Legislator Karang Paci itu menegaskan bahwa, sejauh ini untuk pengusungan calon kepala daerah dari PKB untuk Kota Bontang semua masih dalam proses. Sehingga, semua masih terus dikomunikasikan.

“Semua sedang diproses, jadi nanti tunggu saja rekom resminya, saya pun selaku ketua DPC Kota Bontang belum bisa menyatakan siapa yang akan diusung,” terang pria yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Kaltim Dapil IV Kutai Kartanegara (Kukar).

“Yang jelas tahapan pencalonan itu semua ada dalam aturan partai, salah satunya untuk semua calon kepala daerah itukan wajib mengikuti uji kompetensi dan kepatutan, yang jelas kami akan memberikan masukan kepada DPP dan nanti mereka yang akan memutuskan,” tambah Selamet.

Terakhir, ia menambahkan, ada dua tugas besar yang diembankan kepadanya selaku pimpinan baru PKB di Kota Taman -Julukan Bontang- itu, dalam menatap kontestasi Pilkada 2024 mendatang.

“Iya ada tugas baru dan secepatnya harus saya kerjakan, pertama itu fokus menatap pilkada 2024 ini, dan yang kedua itu melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscap) karena telah terjadi pergantian ketua, jadi kita akan sesuaikan siapa figur yang cocok untuk memimpin PKB Bontang kedepan,” pungkasnya.(Has/Wan)

error: Content is protected !!