DaerahDPRD Kabupaten PPUPPU

Kemelut Maskot “Serambi Nusantara” Kabupaten PPU: Kejelasan yang Belum Terungkap

193
×

Kemelut Maskot “Serambi Nusantara” Kabupaten PPU: Kejelasan yang Belum Terungkap

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua 1 DPRD PPU Raup Muin, Saat diwawancarai awak media di Gedung Paripurna DPRD PPU (Aby/Timeskaltim)

Timeskaltim.com, PPU – Sebuah tanda tanya besar menggelayuti Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) seiring dengan ketidakjelasan terkait maskot daerah mereka, “Serambi Nusantara.” Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Wakil Ketua 1 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten PPU, Raup Muin, permasalahan ini diungkapkan dengan tajam.

“Iya, Serambi Nusantara itu bagi kami belum menjadi sebuah kejelasan karena sampai hari ini belum ada disampaikan maksud dan tujuan Serambi Nusantara itu sendiri,” ungkap Raup Muin pada Rabu, (24/4/2024).

Raup Muin menyoroti ketidaktahuan yang meliputi pemerintah daerah setempat terkait dengan signifikansi sebenarnya dari maskot tersebut.

Kekhawatiran yang lebih dalam muncul ketika dia menyatakan bahwa meskipun telah berkali-kali bertanya, penjelasan yang memadai belum pernah diberikan.

“Kami sudah berkali-kali menanyakan tetapi sampai hari ini belum ada kejelasan belum pernah diberikan baik itu persentasi maksud dan tujuannya arahnya seperti apa belum pernah sama sekali, tahu-tahu sudah muncul aja di baliho di kendaraan di mana-mana seakan-akan dijadikan sebagai maskot PPU,” Tambahnya dengan nada kebingungan.

Ketidakjelasan ini menjadi semakin meruncing karena penampilan maskot “Serambi Nusantara” telah muncul di berbagai tempat, termasuk di baliho-baliho dan kendaraan-kendaraan, tanpa adanya penjelasan yang memadai dari pihak berwenang.

Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang apa sebenarnya makna dan tujuan di balik simbol tersebut, serta bagaimana maskot tersebut relevan dengan identitas dan kepentingan masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara.

Dengan demikian, ketidakjelasan terkait maskot “Serambi Nusantara” Kabupaten Penajam Paser Utara masih menjadi sorotan utama, menuntut klarifikasi dan penjelasan yang lebih lanjut dari pihak berwenang guna menghindari kebingungan dan spekulasi di kalangan masyarakat. (Adv/Aby)

error: Content is protected !!