AdvertorialBalikpapanNews

Inovatif ! Mahasiswa KKN UINSI Samarinda Inisiasi Program Door To Door Lawan Stunting Di Balikpapan Utara

143
×

Inovatif ! Mahasiswa KKN UINSI Samarinda Inisiasi Program Door To Door Lawan Stunting Di Balikpapan Utara

Sebarkan artikel ini


Mahasiswa KKN UINSI Samarinda lakukan penyuluhan di Kelurahan Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara, pada Sabtu (20/8/2022) siang.(Ist)

Timeskaltim.com, Balikpapan – Uluran Tangan membantu masyarakat Kota Balikpapan melawan angka stunting yang kian hari mulai meningkat, merupakan kegiatan yang sungguh mulia. 

Tujuannya memberikan edukasi kepada masyarakat, pentingnya memantau kembali para balita dan ibu hamil yang berpotensi  mengalami stunting. Tak tanggung-tanggung, juga memberikan konseling terhadap pencegahan dari dampak menjamurnya angka stunting.

Aksi nyata tersebut, ditunjukan langsung oleh mahasiswa KKN Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda saat menyambangi warga Kelurahan Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara, pada Sabtu (20/8/2022) siang.

Mahasiswa KKN UINSI Samarinda bersama Puskesmas Graha Indah, turut menyelenggarakan program “door to door” terhadap pencegahan angka stunting.

Ketua KKN UINSI Samarinda Wilayah Balikpapan Utara, Zaky Ahmad Syaifullah menyampaikan, pihaknya telah mengunjungi lima keluarga. Diantaranya, tiga balita dan dua ibu hamil. 

“Selain melakukan konseling dan pemantauan terhadap gizi balita dan ibu hamil, para mahasiswa KKN juga memberikan bahan makanan tambahan sebagai pemenuhan asupan zat gizi yang seimbang,” ulasnya melalui pesan WhatsApp.

Ia menambahkan, banyaknya temuan keluhan masyarakat terkait stunting di lapangan menjadi landasan mahasiswa KKN UINSI Samarinda untuk membuat program ‘door to door’ ini. Hal tersebut tak luput dari kerjasama Puskesmas Graha Indah untuk melancarkan penyuluhan terhadap warga setempat.

“Kegiatan secara door to door ini, saya rasa lebih efektif untuk memantau kembali beberapa balita dan ibu hamil, yang sebelumnya di data pernah mengalami anemia dan KEK (Kekurangan Energi Kronis) yakni gejala stunting,” terangnya.

Kata dia, program ini juga, memberikan kontribusi dalam meminimalisir pertumbuhan angka stunting terhadap balita dan ibu hamil.

Mahasiswa KKN UINSI Samarinda menyambangi salah satu rumah memantau Salah satu Balita di daerah tersebut.(Ist)

“Kami berinisiatif mengadakan secara door to door agar para balita dan ibu hamil yang terindikasi gejala stunting dapat dipantau lebih lanjut lagi secara khusus,” ungkapnya.

Ia berharap, kegiatan tersebut dapat terus terlaksana dan tentunya memberikan manfaat kepada masyarakat terkhusus di daerah Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara ini.

“Harapannya langkah baik ini akan berlanjut meski program KKN telah selesai,” tandasnya.

Terpisah, Wakil Ketua KKN UINSI Samarinda, Nur Azizah juga menilai, kegiatan itu dapat berjalan secara efektif dikarenakan antusias masyarakat yang mendukung terlaksananya program tersebut. Ia berpendapat, dengan persiapan yang terhitung lama dan penuh dengan kendala yang dihadapi, namun dapat berjalan dengan lancar.

“Walaupun membutuhkan waktu lebih lama, dibandingkan dengan strategi masyarakat dikumpulkan dalam satu tempat, strategi door to door ini, lebih tepat agar masyarakat merasa lebih diperhatikan dan kami percaya hasilnya cukup maksimal,” pungkasnya.(*/Wan)

error: Content is protected !!