Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
AdvertorialDPRD Kaltim

Salehuddin Imbau Masyarakat Kaltim Untuk Gaungkan Germas

263
×

Salehuddin Imbau Masyarakat Kaltim Untuk Gaungkan Germas

Sebarkan artikel ini

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Salehuddin.(Topan Setiawan/Times Kaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Salehuddin S.Sos, S.Fil, M.AP mengimbau, agar gerakan masyarakat sehat (Germas), terus digaungkan. Untuk membangun pemahaman masyarakat. Diantaranya, memberikan penyadaran menjaga pola hidup yang sehat.

“Di hari diabetes sedunia yang jatuh pada  14 November 2022 menjadi momentum penyadaran masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat,” ucap Saleh saat dikonfirmasi media ini, Senin (14/11/2022).

Legislator Karang Paci Asal Dapil Kutai Kartanegara (Kukar) ini mengatakan,  penyakit diabetes saat ini sudah tidak hanya menjadi penyakit regeneratif, karena siapapun punya potensi  terkena penyakit diabetes jika tidak menjaga pola hidup sehat.

Lanjutnya, kurangnya pemahaman dan kesadaran masyarakat akan pola hidup yang sehat inilah yang terkadang berdampak pada timbulnya beberapa penyakit, termasuk diabetes.

Politisi Asal Partai Golkar ini, menambahkan fasilitas kesehatan mulai dari  rumah sakit, puskesmas, sampai puskesmas pembantu sudah saatnya menerapkan layanan kesehatan digital.

Menurutnya, sekarang  dapat dilihat, penyakit jantung termasuk diabetes menjadi salah satu pembunuh nomor satu di dunia. Hal ini mesti  menjadi perhatian semua untuk menjaga diri dan keluarga dengan menerapkan pola hidup sehat.

Dia juga berharap sistem kesehatan dirubah  agar menjalankan proses promotif yang selalu memberikan fungsi penyuluhan dan pemahaman kesehatan kepada masyarakat .  Kemudian juga  menjalankan fungsi preventif atau pencegahan  terhadap penyakit yakni menjaga menjaga pola makan, pola olahraga, dan pola pikir.

“Pada momentum Hari  Diabetes Sedunia  ini, ada dua sisi yang dikedepankan, yakni sistem pelayanan kesehatan  yang mempuni dari sisi infrastruktur dan tenaga kesehatan tercukupi . Kemudian  mumpuni dalam menjalankan program penyuluhan serta bimbingan pola hidup sehat kepada masyarakat.” Kata Salehuddin. (Adv/Wan)