Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Nasional

May Day 2026, Presiden Prabowo Tegaskan Marsinah Simbol Perjuangan Buruh

3
×

May Day 2026, Presiden Prabowo Tegaskan Marsinah Simbol Perjuangan Buruh

Sebarkan artikel ini
Presiden RI, Prabowo Subianto di kegiatan peringatan Hari Buruh Internasional , di Monas, Jakarta Pusat, pada Jumat (01/05/26). (Tangkapan layar di Youtube: Badan Komunikasi Pemerintahan RI)

Timeskaltim.com, Jakarta – Peringatan Hari Buruh Internasional yang jatuh pada 1 Mei 2026 menjadi ruang refleksi atas perjuangan panjang kaum pekerja di Indonesia. Dalam peringatan yang dipusatkan di kawasan Monas, Presiden RI Prabowo Subianto kembali mengangkat sosok Marsinah sebagai simbol perlawanan buruh terhadap ketidakadilan.

Di hadapan massa buruh, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah telah menetapkan Marsinah sebagai pahlawan nasional sejak 10 November 2025. Pengakuan tersebut disebut sebagai bentuk penghormatan atas keberanian dan pengorbanannya dalam memperjuangkan hak-hak pekerja.

“Kita telah mengangkat Ibu Marsinah sebagai pahlawan nasional,” ujarnya, Jumat (01/05/2026).

Tak hanya itu, pemerintah juga tengah menyiapkan langkah lanjutan untuk mengabadikan perjuangan tersebut melalui pembangunan museum khusus. Rencananya, Museum Perjuangan Buruh yang diberi nama Museum Marsinah akan diresmikan dalam waktu dekat di Desa Ngelundo, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

“Dalam waktu dekat saya akan ke Nganjuk untuk meresmikan Museum Perjuangan Buruh yang diberi nama Museum Marsinah,” katanya.

Marsinah sendiri dikenal sebagai aktivis buruh yang gigih memperjuangkan hak pekerja, sekaligus menjadi simbol perjuangan hak asasi manusia di Indonesia. Namanya terus dikenang sebagai representasi keberanian melawan ketidakadilan di dunia kerja.

Momentum May Day tahun ini pun tidak hanya menjadi peringatan seremonial, tetapi juga pengingat akan pentingnya melanjutkan perjuangan demi mewujudkan perlindungan dan kesejahteraan buruh secara berkelanjutan. (Rob/Pii)

Penulis: Roby SugiartoEditor: Vivi Jumratun