Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
BalikpapanDaerahDPRD Kaltim

Gelar Penguatan Demokrasi, Damayanti Dorong Sinergi Pasar dan Dunia Usaha

102
×

Gelar Penguatan Demokrasi, Damayanti Dorong Sinergi Pasar dan Dunia Usaha

Sebarkan artikel ini
Damayanti menyampaikan sambutan pada Penguatan Demokrasi Daerah ke-12 bertema Pasar dan Dunia Usaha di Kelurahan Lamaru, Balikpapan Timur.

Timeskaltim.com, Balikpapan– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim kembali melaksanakan Penguatan Demokrasi Daerah (PDD) Ke 12 dengan tema “hak dan kewajiban pasar dan  dunia usaha” dilaksanakan oleh Ketua Fraksi PKB, Damayanti di Kelurahan Lamaru, Kecamatan Balikpapan Timur Minggu (21/12/2025).

Dalam sambutanya, Damayanti mengatakan pasar dan dunia usaha menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi sekaligus fondasi penguatan demokrasi di Kalimantan Timur.

Menurut Damayanti, peningkatan Indeks Demokrasi Indonesia di daerah tidak dapat dilepaskan dari keterlibatan aktif dunia usaha dan masyarakat. Aktivitas ekonomi yang sehat menciptakan ruang partisipasi, memperkuat kepercayaan publik, serta menjaga stabilitas sosial.

“Dunia usaha adalah bagian yang tidak terpisahkan dari proses demokrasi,” ujar Damayanti dalam pemaparannya.

Damayanti menjelaskan, kontribusi sektor swasta melalui pasar dan dunia usaha mencapai hampir 70 persen terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Pemerintah, lanjut dia, berperan sebagai regulator dan pemberi stimulus dengan kontribusi sekitar 30 persen melalui kebijakan dan APBD.

“Jika target pertumbuhan ekonomi 6 persen, maka 4 persen ditopang oleh masyarakat dan dunia usaha, sementara 2 persen berasal dari pemerintah,” katanya.

Ia menekankan bahwa kolaborasi tersebut harus dijaga melalui kondusivitas wilayah, kelancaran aktivitas ekonomi, serta distribusi barang dan jasa yang adil. Stabilitas ini, menurutnya, menjadi prasyarat penting bagi tumbuhnya demokrasi yang sehat dan inklusif di Kalimantan Timur.

Dalam forum itu, Damayanti juga mendorong pelaku usaha lokal untuk memahami dinamika pasar secara lebih mendalam. Pemahaman terhadap kebutuhan konsumen, penentuan harga yang tepat, pemilihan lokasi usaha, hingga strategi pemasaran yang efektif dinilai krusial untuk menjaga daya saing.

Materi Penguatan Demokrasi Daerah  turut menyoroti pentingnya inovasi, penguatan merek, pengelolaan keuangan yang sehat, serta pembangunan jaringan distribusi yang efisien. Damayanti menilai kemampuan beradaptasi terhadap perubahan pasar dan teknologi akan menentukan keberlangsungan dunia usaha sekaligus memperkuat basis ekonomi demokratis di daerah

Melalui kegiatan ini, Damayanti menegaskan komitmennya sebagai wakil rakyat untuk terus membangun ruang dialog antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha. Sinergi tersebut, kata dia, merupakan jalan strategis untuk merawat keberagaman, memperkuat kerukunan sosial, dan mendorong pembangunan ekonomi Kalimantan Timur yang berkelanjutan.