
BPVP Samarinda beserta seluruh peserta pelatihan keahlian ikut berpatisipasi dalam Kick Off Pelatihan Vokasi 2022.(Topan Setiawan/Times Kaltim).
Timeskaltim.com, Samarinda – Sejak diberlakukan pergantian nama Balai Latihan Kerja (BLK) bertransformasi menjadi Balai Pelatihan Vokasi Dan Produktivitas (BPVP) Samarinda. Berbagai Inovasi dan Aksi kerja nyata pun selalu ditunjukan.
Terbukti, BPVP Samarinda bersama ratusan peserta pelatihan vokasi secara Hybrid, ikut unjuk gigi dalam perhelatan bergengsi Kick Off Pelatihan Vokasi Memajukan Indonesia tahun 2022, pada Sabtu (19/3/2022) pagi.
Digelar meriah di gedung Aula BPVP Lombok ini, dihadiri seluruh 21 BPVP serentak se-Indonesia melalui Daring dan Luring. Turut hadir Kementrian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI, Ida Fauziah. Acara tersebut dibuka langsung oleh Presiden RI diwakilkan oleh Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko) RI, Airlangga Hartanto.

Sub koordinator Subtansi Program Dan Evaluasi, Budi Raharjo.(Topan Setiawan/Times Kaltim)
Kendati demikian, berdasarkan pantauan Media Timeskaltim.com, acara tersebut begitu menerapkan protokol kesehatan, seperti penggunaan wajib masker, hand sanitizer, mencuci tangan, menjaga jarak dan telah mengikuti vaksinasi.
Saat ditemui usai kegiatan, Sub koordinator Subtansi Program Dan Evaluasi, Budi Raharjo menjelaskan, acara tersebut merupakan kontribusi BPVP untuk mewujudkan pekerja Indonesia berdaya saing baik di tingkat nasional maupun internasional.
Ia menjelaskan terdapat beberapa agenda yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut yaitu reformasi kelembagaan untuk meningkatkan kinerja organisasi BPVP Samarinda yang lebih inovatif dan transformatif.
“Ya ini merupakan bentuk kontribusi kita meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) guna menopang Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Wilayah Penajam Paser Utara” ucapnya.
Sebagai unit pelaksana pusat satu-satunya di Wilayah Kaltim, Kata dia, BPVP Samarinda terus berupa meningkatkan kemitraan dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan ketenagakerjaan untuk memperkuat kinerja BPVP.
“Kebetulan BLK Samarinda (BPVP sekarang-Red) ini satu-satunya unit pelaksana pusat dengan wilayah binaan di Kalimantan Timur (Kaltim), Kalimantan Utara (Kaltara) dan Kalimantan Selatan (Kalsel). Apalagi hal ini dilakukan untuk mendukung upaya IKN di PPU,” bebernya.
Sementara itu, Kemenaker RI, Ida Fauziah dalam sambutannya mengatakan, akan dilakukan juga revitalisasi saranan dan prasarana untuk meningkatkan kapasitas, fasilitas dan keterjangkauan bagi BLK.
Kemenaker juga akan melakukan desain ulang pelatihan untuk merespons tantangan ketenagakerjaan baik di tingkat nasional dan internasional.
“Kita butuh cara pandang Perubahan yang cukup Revolusioner dan Radikal untuk mampu menciptakan solusi kinerja untuk bangsa Indoensia,” Kata Ida Fauziah dalam sambutannya secara virtual.
Kemenaker, lanjut dia, akan meningkatkan kemitraan dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan ketenagakerjaan untuk memperkuat kinerja BLK.
“Kami tahu persoalannya sekarang adalahĀ ‘link and match‘ itu yang harus terjaga, maka dibutuhkan ‘relationship‘ yang bagus,” katanya menegaskan.
Perlu diketahui, BPVP Samarinda akan melakukan pelatihan untuk 11 program pelatihan kejuruan. Diantaranya, Junior Administrasi Assistant, Front Office, Perakitan Komputer dan Plate Weldwr GTAW 2G/PC Plate Weldwr SMAW 3G-UP/PF.
Kemudian, Operator Excavator, Teknisi Alat Berat, Perbaikan Body Kemdarangan Ringan, Pemasangan Instalasi Otomatis, Penggambaran Bangunan Dengan Perangkat Lunak dan Pemrogaman Perangkat Lunak Untuk Bisnis.(Adv/Wan)












