Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Berau

Ketua SMSI Berau Maju ke Provinsi, Bawa Misi Kesejahteraan dan Perlindungan Hukum Media

494
×

Ketua SMSI Berau Maju ke Provinsi, Bawa Misi Kesejahteraan dan Perlindungan Hukum Media

Sebarkan artikel ini
Calon ketua SMSI Kaltim, Teguh Nur Cahyadi, saat mengembalikan formulir pendaftaran. (Ist)

Timeskaltim.com, Samarinda – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) ke-II Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang akan digelar pada 11 Mei 2025, sejumlah figur mulai menampakkan diri ke publik, lengkap dengan visi dan program unggulan masing-masing.

Salah satunya adalah Ketua SMSI Bumi Batiwakal (sebutan untuk Kabupaten Berau), Indera Teguh Nur Cahyadi, yang secara resmi mencalonkan diri sebagai Ketua SMSI Kaltim dalam ajang Musda kali ini.

“Saya mendaftarkan diri tepat di hari terakhir pendaftaran, dengan tekad yang bulat serta persiapan yang matang,” ungkap Teguh melalui keterangan tertulis yang diterima Timeskaltim.com, Sabtu (3/5/2025).

Sebelum Teguh, sejumlah nama telah lebih dahulu masuk dalam bursa calon ketua, antara lain Jerin, Yakub Anani, dan Wiwid Mahendra. Kehadiran Teguh dinilai semakin memperketat kompetisi menuju kursi pimpinan SMSI Kaltim.

“Berau itu wilayah paling ujung di Kaltim. Saya tidak langsung deklarasi karena ingin terlebih dahulu menyerap aspirasi dari berbagai daerah,” jelasnya.

Teguh menegaskan bahwa pencalonannya bukan keputusan sepihak, melainkan hasil musyawarah bersama keluarga dan para koleganya di SMSI Berau.

“Saya maju setelah mendapat restu. Kami rapat dan sepakat, saya siap bertarung di Musda,” ujarnya.

Ia mengaku telah menjalin komunikasi dengan pengurus SMSI kabupaten/kota se-Kaltim, guna menyusun langkah konkret memperjuangkan kepentingan media lokal di berbagai daerah.

“Hampir semua sudah saya hubungi. Saya pelajari tantangan di setiap daerah. Ketua harus tahu situasi lapangan,” tegasnya.

Menurut Teguh, salah satu isu krusial yang perlu diperjuangkan adalah ketimpangan harga satuan media. Untuk itu, ia berkomitmen memperjuangkan kesejahteraan perusahaan media melalui pendekatan birokrasi dan kerja sama strategis dengan pemerintah daerah.

“Saya akan perjuangkan harga satuan dan perbaikan birokrasi pers. Saya juga akan menggandeng Bang Endro untuk mendampingi saya,” ungkapnya.

Dengan penuh optimisme, Teguh juga menggagas program pendampingan hukum bagi perusahaan media, bekerja sama dengan pengacara di tingkat provinsi dan kabupaten. Program ini disebutnya telah berjalan di Berau dan siap diperluas ke seluruh wilayah Kaltim.

“Media sangat rawan bersinggungan dengan hukum. SMSI wajib melindungi anggotanya. Ini jadi prioritas saya,” tegasnya.

“Kalau hanya untuk kalah, saya tidak akan datang jauh-jauh dari Berau ke Samarinda,” sambungnya.

Di akhir pernyataannya, Teguh berharap Musda kali ini menjadi momentum penguatan peran media siber daerah serta proses regenerasi kepemimpinan yang profesional dan berintegritas. (Has/Bey)