Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berau

Darma Festival Teater IV, Sinergi Komunitas dan Pemerintah Kembangkan Ekraf Berau

226
×

Darma Festival Teater IV, Sinergi Komunitas dan Pemerintah Kembangkan Ekraf Berau

Sebarkan artikel ini
Darma Festival Teater IV Berau. (Ist)
Example 468x60

Timeskaltim.com, Berau – Setelah tiga musim berjalan secara mandiri, Darma Festival Teater (DaFT) ke-4 yang digagas Sanggar Kreasi Seni Darma (SKSD) akhirnya mendapat dukungan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau melalui bidang ekonomi kreatif pada 2025 ini.

Ajang kompetisi teater tingkat SMP dan SMA se-Kabupaten Berau itu berlangsung di Gedung Busak Mallur, 23–27 September 2025, dan menghadirkan 13 komunitas pelajar, termasuk satu komunitas dari Tanjung Palas Utara, Kalimantan Utara.

Example 300x600

Ketua Panitia, Riady, mengapresiasi perhatian pemerintah daerah. Menurutnya, keberlangsungan teater pelajar di Berau sangat penting sebagai bentuk regenerasi.

“Komunitas teater pelajar tertua di Berau adalah Teater AKBS SMAN 1 Tanjung Redeb yang berdiri sejak 1994. Kegiatan ini kami jalankan agar sejarah itu tidak terputus dan teater sekolah tetap hidup,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Ketua SKSD Berau, M. Rifa’i. Ia menyebut DaFT lahir dari gagasan almarhum M. Firdiansyah, salah satu pendiri SKSD.

“Kami rela berjuang sendiri demi terselenggaranya festival ini. Tahun ini dukungan dari Disbudpar menjadi energi besar bagi kami. Semoga kolaborasi ini bisa terus berlanjut hingga Berau memiliki gedung pertunjukan yang representatif,” ujarnya.

Festival juga menjadi ajang silaturahmi insan teater. Tokoh teater Berau, Mapasikra (Daeng Sikra), menegaskan perlunya fasilitas gedung pementasan yang layak.

Kepala Disbudpar Berau, Ir. H. Ilyas Nasir, menyampaikan bahwa seni pertunjukan merupakan satu dari enam subsektor ekonomi kreatif yang tengah dikembangkan.

Sementara Plt Asisten II Setkab Berau, Warji, menilai teater berpotensi menjadi daya tarik wisata budaya.

“Seni teater ini bisa menjadi sarana ekspresi sekaligus penunjang pariwisata. Karena itu, dukungan para guru dan pembina sangat penting dalam mendampingi generasi muda,” ujarnya saat penutupan lomba, Sabtu (28/9).

Dalam DaFT ke-4 ini, lima komunitas berhasil meraih predikat penyaji terbaik dari tingkat SMP dan SMA.

Selain itu, penghargaan khusus juga diberikan untuk kategori Sutradara Terbaik, Aktor dan Aktris Terbaik, Pemeran Pembantu Terbaik, Penata Cahaya, Penata Bunyi, Penata Setting, hingga Penata Rias dan Busana.

Pembina SKSD Berau, Yopie Sanery, berharap festival berikutnya bisa menghadirkan dewan juri dari provinsi maupun nasional.

“Agar kualitas dan pembelajaran teater di Berau bisa meningkat,” tandasnya. (Bey)

Example 300250
Example 120x600