Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Diskominfo Kab. PPU

Diskominfo PPU Lakukan Survey Lapangan Sinyal Lemah untuk Perbaikan Layanan Internet

245
×

Diskominfo PPU Lakukan Survey Lapangan Sinyal Lemah untuk Perbaikan Layanan Internet

Sebarkan artikel ini
Diskominfo PPU melaksanakan survey lapangan di Desa/Kelurahan blankspot atau daerah dengan sinyal lemah.

Timeskaltim.com, PPU – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melaksanakan survey lapangan di Desa/Kelurahan blankspot atau daerah dengan sinyal lemah.

Kegiatan ini dilakukan oleh Direktorat Telekomunikasi, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Republik Indonesia, sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas layanan internet di wilayah tersebut.

Imam Nur Ramadhany, penyusun bahan kebijakan tarif dan interkoneksi level 3 di Direktorat Telekomunikasi, menjelaskan bahwa analisis dilakukan berdasarkan titik koordinat, potensi kependudukan, potensi ekonomi, serta kondisi topografi di lokasi yang diusulkan untuk perbaikan layanan internet.

“Pada program desa 3435 Non 3T blankspot 4G tahun 2021, ada beberapa desa di PPU yang menjadi fokus, seperti Desa Giripurwa, Desa Sidorejo, Desa Sumber Sari, dan Desa Rintik,” ungkap Imam pada Kamis (26/09/2024).

Hasil dari analisis ini akan dibahas lebih lanjut bersama penyelenggara telekomunikasi atau provider layanan seluler. Imam menambahkan, solusi yang ditawarkan oleh provider bisa berupa pembangunan menara baru atau optimalisasi jaringan yang sudah ada, tergantung pada kondisi dan potensi lokasi tersebut.

“Melihat kondisi topografi yang ada, memungkinkan untuk membangun menara baru, tergantung keputusan dari provider,” ujar Imam.

Imam juga menekankan bahwa ini merupakan kerja kolaborasi antara pemerintah pusat, Kementerian Kominfo, pemerintah kabupaten PPU, Diskominfo, perangkat desa/kelurahan, masyarakat, serta provider seluler.

Semua pihak diharapkan dapat menjalankan perannya untuk mempercepat layanan internet, yang pada gilirannya dapat memberikan manfaat bagi para pemangku kepentingan lainnya.

Senada dengan Imam, Kepala Bidang (Kabid) Aplikasi Informatika dan Persandian Diskominfo PPU, Syafrudin Lamato, menambahkan bahwa survey yang dilakukan oleh Direktorat Telekomunikasi merupakan tindak lanjut dari proposal yang mengusulkan wilayah blankspot atau sinyal lemah di Kabupaten PPU.

“Selanjutnya, kami akan menunggu hasil survey dari pihak provider untuk memastikan apakah lokasi yang diusulkan memerlukan pembangunan menara baru atau hanya optimalisasi jaringan yang sudah ada,” kata Syafrudin.

Harapannya, seluruh titik yang diusulkan dapat terealisasi sehingga dapat mendukung pelayanan publik berbasis digital di Kabupaten PPU, khususnya dalam mendukung Kabupaten PPU sebagai wilayah ibu kota nusantara (IKN).

“Semoga semua titik yang kami usulkan dapat terealisasi dan menunjang pelayanan publik di PPU,” pungkasnya. (Adv)