Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Politik

FPMI Zona Kaltim Gelar Deklarasi Pilkada Serentak 2024, Perjuangan Hak Suara Bagi Para Disabilitas

281
×

FPMI Zona Kaltim Gelar Deklarasi Pilkada Serentak 2024, Perjuangan Hak Suara Bagi Para Disabilitas

Sebarkan artikel ini
Teks Foto : Suasana foto bersama saat deklarasi dan penandatanganan komitmen bersama Pilkada Serentak 2024, yang inklusif bagi kaum rentan dan Disabilitas oleh FPMI zona Kaltim, Jum'at (09/11/2024) malam.(Muhammad Hasbi/Times Kaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Forum Politisi Muda Indonesia (FPMI) zona Provinsi Kalimantan (Kaltim) sukses menggelar deklarasi dan penandatanganan komitmen bersama Pilkada Serentak 2024 yang inklusif bagi kaum rentan di Cafe Demos Jalan Pramuka B Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda,  pada Jum’at (08/11/2024) malam.

Kepada wartawan Timeskaltim.com, Ketua FPMI zona Kaltim, Rezky Kurniawan, mengajak kepada seluruh pemuda-pemudi Kaltim, untuk turut berpartisipasi dalam menyongsong pesta demokasi Pilkada 2024.

“Karena kita yakin bahwa peran pemuda penentu masa depan Kaltim kedepan,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, kepada seluruh pasangan calon Bupati/Walikota serta calon Gubernur Kaltim bisa menyusun program dan kebijakan yang berpihak kepada anak muda dan penyandang disabiltas di Kaltim

Salah satu contoh ialah menciptakan lapangan kerja bagi anak muda Kaltim, menyediakan fasilitas, serta memberikan perhatian kepada teman-teman penyandang disabilitas. Karena hal tersebut membuat generasi muda Kaltim dapat terus berkreasi.

“Hal itu tentu bisa mendorong agar mereka berkenan untuk datang ke TPS dan mencoblos pilihan terbaik mereka,” ujar Rezky.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga mendorong kepada pemerintah, masyarakat, dan pihak penyelenggara dalam hal ini KPU. Aga pada Pilkada kali ini bisa memberikan ruang seluas-luasnya bagi penyandang disabilitas untuk berpatisipasi.

Kendati demikian, Rezky yang juga merupakan alumnus FISIP UNMUL ini menegaskan, jika berbicara soal hak antara individu yang normal dan penyandang disabilitas, tentu memilik hak yang setara. Oleh karena itu mereka wajib untuk merasakan uforianya pesta demokari.

“Kita berharap kepada pihak penyelenggara, agar bisa memenuhi semua kebutuhan penyandang disabilitas, berupa fasilitas sarana prasaran pendukung di TPS. Prinsipnya satu suara itu dihitung sama dan sangat menentukan masa depan Kaltim,” pungkasnya.

Ditempat yang sama, Pembina Forum Pemuda Disabilitas Kreatif Kaltim, ia menyampaikan rasa bahagianya karena telah dilibatkan dalam kegiatan tersebut sebagai narasumber, sehingga ia berharap melalui kegiatan-kegiatan seperti ini dapat terus bersinergi.

“Jadi memang tidak hanya slogan saja tentang inklusifitas, tetapi kita dapat bertindak secara langsung,” ungkapnya.

Ia juga mendorong agar kedepan bisa terus berkolaborasi, dalam menjawab kebutuhan teman-teman kelompok rentan, khusus disabilitas dalam menyambut pesta demokarasi.

Menutup pernyataanya ia berharap, agar kegiatan-kegiatan diskusi publik atau sosialisasi serupa, bisa lebih banyak melibatkan teman-teman disabilitas. Hal tersebut bukan tanpa alasan, sebab baginya itu bertujuan untuk memberikan ruang bagi kelompok rentan serta disabilitas bisa menyuarakan kebutuhan-kebutuhan mereka.

“Dengan kegiatan-kegiatan seperti ini, maka kami dapat menyampaikanya secara langsung, apa yang sebetulnya dibutuhkan oleh teman-teman disabilitas, sehingga nanti pihak penyelenggara dalam hal ini PPPK dapat menyediakan,” pungkasnya.(Has/Wan)