Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
DPRD Kaltim

Sapto Minta Pemerintah Tingkatkan Pengembangan EBT

216
×

Sapto Minta Pemerintah Tingkatkan Pengembangan EBT

Sebarkan artikel ini

Anggota DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono. (Berbi/timeskaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Anggota DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono meminta pemerintah provinsi untuk fokus dalam meningkatkan pengembangan energi baru terbarukan (EBT).

Menurut Sapto, komitmen bersama mencapai Kaltim zero emisi karbon tahun 2050 harus dibarengi dengan aksi-aksi nyata.

“Kita harus mendukung program pemerintah untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil dan beralih ke EBT yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan,” ungkap Sapto.

Sapto menilai, EBT memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan di Kaltim, seperti energi surya, angin, air, dan biogas. Namun, sayangnya pemerintah provinsi belum konsisten dalam membuat produk EBT yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“EBT tidak hanya sebatas pengadaan panel surya yang ditaruh di tempat terpencil. EBT harus meliputi seluruh aspek, mulai dari hulu sampai hilir, produksi, distribusi, hingga konsumsi. EBT harus menjadi solusi untuk mengatasi masalah ketahanan energi dan pangan, serta hilirisasi industri,” tuturnya.

Politisi Partai Golkar itu, menegaskan agar pemerintah provinsi dapat segera menyusun rencana aksi pengembangan EBT yang terukur dan terintegrasi. Pemerintah Provinsi juga dapat bekerja sama dengan pihak terkait, seperti pemerintah pusat, DPRD, perguruan tinggi, swasta, dan masyarakat.

“Kaltim harus punya roadmap EBT yang jelas dan terstruktur. Karena itu, Pemerintah harus tahu sumber EBT apa saja yang ada di Kaltim, berapa kapasitasnya, bagaimana cara mengelolanya, dan siapa yang bertanggung jawab. Dan juga harus punya target dan indikator yang dapat dipantau lalu dievaluasi secara berkala,” ujarnya.

Diakhir pihaknya mengingatkan, pentingnya kontinuitas dan konsistensi dalam pengembangan EBT di Kaltim agar setiap pergantian kepemimpinan di provinsi ini, tidak mengubah arah dan prioritas EBT yang telah ditetapkan.

“Hal yang menjadi perhatian, tidak boleh gonta-ganti kebijakan EBT setiap pergantian gubernur. Kita harus punya komitmen bersama untuk mewujudkan visi zero emisi karbon di Kaltim,” tandasnya.