
Ketua PC GP Ansor Kutai Kartanegara, Arif Rahman.(Ist)
Timeskaltim.com, Kukar – Kasus pengrusakan dan premanisme terhadap PMII Cabang Kutai Kartanegara (Kukar) malam kemarin, mulai banyak menghujani berbagai perhatian di seluruh kalangan. Kali ini giliran Ketua Pengurus Cabang Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kukar, Arif Rahman pun geram dan ikut angkat bicara terkait kasus tak manusiawi itu.
Pria yang akrab disapa Arif ini menilai, tindakan yang begitu merugikan nilai materil bahkan sampai mencederai fisik dan psikologis kader PMII. Merupakan sebuah tindakan kriminal yang patut diselesaikan di ranah hukum.
“Apabila sudah melakukan Penyerangan, pemukulan bahkan perusakan, ini sudah tindakan kriminal, yg harus diselesaikan di ranah hukum,” ucap Arif.
Arif sangat menyayangkan atas kejadian penyerangan dan perusakan, terhadap PMII Cabang Kukar. Begitu memberikan stigma buruk kepada oknum tak bertanggung jawab ini. Seharusnya, lanjut Arif, sebagai sosok yang menyandang gelar kaum intelektualitas, polemik yang sedang berkecamuk tersebut, dapat diselesaikan dengan menggunakan akal sehat dan argumennya sebagai mahasiswa.

Puing-puing pasca pengrusakan sekretariatan PMII Cabang Kukar di Jalan Loa Ipuh, Tenggarong.(Ist)
“Sebagai seorang mahasiswa mestinya tindakan seperti premanisme ini jangan dilakukan, justru jika terdapat salah paham atau ada permasalahan. Hadapilah dengan kepala dingin dan mengedepankan azas ruang diskusi,” kata Arif dengan geram.
Arif Rahman pun mendesak kepada pihak Polres Kukar, agar menindak dengan tegas dan menyelesaikan permasalahan ini dengan cepat. Agar tindakan premanisme ini tidak terjadi. Segala tindakan yg dilakuakn harus dipertanggung jawabkan dan diproses secara hukum.
“Saya berharap kepada adik-adik PMII agar tetap sabar, Dan selalu jaga kodisifitas, jangan melakukan gerakan tambahan atau balasan. Serahkan semua yg terjadi kepada pihak yg berwajib, dan diselesaikan diranah hukum,” pungkasnya.(wan)












