Timeskaltim.com, PPU – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Muhammad Andi Yusuf, mendorong pemerintah daerah untuk memberikan perhatian lebih terhadap kesejahteraan guru ngaji.
Menurutnya, peran guru ngaji sangat penting dalam pembentukan karakter generasi muda melalui pendidikan agama, sehingga layak mendapatkan apresiasi yang memadai.
“Kami menerima laporan adanya guru ngaji yang berhenti mengajar karena honor yang diterima sangat kecil. Hal ini tentu memprihatinkan dan memerlukan perhatian dari pemerintah,” kata Andi Yusuf, Senin (21/10/2024).
Ia menegaskan bahwa peningkatan honor guru ngaji dapat menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mendukung pendidikan berbasis agama di masyarakat.
Selain itu, langkah ini juga diharapkan dapat memotivasi guru ngaji untuk terus berkontribusi dalam membangun karakter anak-anak.
“Kami berharap Pemda dapat mengupayakan kebijakan yang mendukung kesejahteraan guru ngaji, baik melalui anggaran daerah maupun program-program khusus,” tambahnya. (Adv)












