Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
DPRD Kota Samarinda

Tingkatkan Pengawasan Pada Malam Hari Di Bulan Suci Ramadan 

460
×

Tingkatkan Pengawasan Pada Malam Hari Di Bulan Suci Ramadan 

Sebarkan artikel ini

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Joko Wiratno. (Iswan Syarif/Times Kaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda perlu melakukan pengawasan secara ketat. Tehadap, maraknya kasus balapan liar maupun pesta Minuman Keras (Miras) saat memasuki Bulan Suci Ramadan 1444 Hijiriah. diungkapkan oleh Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Joko Wiratno. 

Ia meminta agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, menindak tegas perilaku tak bertanggung jawab itu. Terlebih, di bulan yang begitu mulia ini.

Tambah dia, terutama di malam hari Pemkot Samarinda, harus meningkatkan pengawasan.

“Alasannya ingin membangunkan sahur, tetapi kan banyak yang di salah gunakan. Mabuk-mabukan, balapan motor dan lainnya,” ucapnya kepada media ini, Jumat (24/3/2023).

“Iya boleh membangunkan sahur, tetapi tetap perlu himbauan dan pengawasan dengan tertib pastinya,” sambungnya.

Joko juga mengungkapkan, untuk menjaga kondusifitas pada bulan suci Ramadan bukan hanya usaha dari Pemerintah saja, tetapi juga perlu dukungan dari masyarakat.

“Selain pemkot, ya masyarakatnya juga harus mendukung, menjaga dan saling bekerjasama untuk menjaga keamanan serta kenyamanan kita bersama,” ujarnya.

Politisi PAN ini juga mengimbau kepada masyarakat yang membangun sahur, untuk menyesuaikan dengan jam yang suda di tentukan.

Terkahir ia pun menyarankan, agar masyarakat lebih baik menggunakan fasilitas yang ada dilingkungan, seperti masjid-masjid itu bisa digunakan dengan baik untuk membangunkan sahur.

“Kalau saya lebih baik gunakan masjid atau musholla di lingkungan masing-masing, karena masjid itu sangat banyak untuk di kota kita samarinda,” katanya.

“Daripada turun ke jalan yang lebih banyak dampak negatifnya, lebih baik gunakan pengeras suara yang ada di masjid, tetapi tetap dengan jam-jam yang telah di tentukan oleh pemerintah,” pungkasnya.(Adv/Nur/Wan)