Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
NasionalNews

Tingkatkan Kompetensi Perangkat dan Badan Permusyawaratan Desa, DPMPD Kaltim Gelar Pelatihan di Sleman 

295
×

Tingkatkan Kompetensi Perangkat dan Badan Permusyawaratan Desa, DPMPD Kaltim Gelar Pelatihan di Sleman 

Sebarkan artikel ini
Pelatihan peningkatan profesionalisme Perangkat Desa dan Badan Permusyawaratan Desa yang digelar oleh DPMPD Kaltim. (Ist)

TimesKaltim.com, Samarinda  – Dalam rangka peningkatan profesionalisme perangkat desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim, mengirim 60 orang perangkat desa dan BPD untuk belajar di Balai Pemerintahan Desa (Pemdes) Kemendagri Yogyakarta.

Pelatihan berlangsung selama 5 hari. Dimulai sejak tanggal 8 – 12 Maret 2022. Pelatihan ini dibuka langsung oleh Kepala DPMPD Provinsi Kaltim, Syirajuddin.

Disampaikan Syirajuddin, bahwa pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Kepala Balai Pemdes atas kerjasama yang baik, guna peningkatan kualitas SDM para Perangkat Desa dan BPD di Kaltim.

“Saya atas nama provinsi Kaltim juga berterima kasih atas kerja sama yang telah terjalin dengan Pemdes, semoga sinergi terus terjalin ke depannya,” terang Iyad sapaan karib Syirajuddin.

Sementara itu, Kabid Pemerintahan Desa dan Kelurahan (Pemdeskel) DPMPD Prov. Kaltim, Kasmawati, mengatakan bahwa pelatihan ini diprioritaskan bagi Desa dengan status sangat tertinggal dan tertinggal. Namun demikian, ada juga yang statusnya berkembang, seperti dari Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), yang memang tidak memiliki desa dengan status tertinggal.

Lebih lanjut, Kasma menjelaskan, kenapa peserta harus diasramakan, itu semata-mata, supaya peserta fokus dalam proses pembelajaran dan meminimalkan resiko gangguan, karena tempatnya bukan di Kota Yogyakarta, tetapi di Kabupaten Sleman, yang relatif sepi.

“Kami memiliki konsep asrama dan juga memilih di Sleman ini agar peserta dapat fokus pada saat proses pelatihan, sehingga hasilnya pun saya harap dapat maksimal,” papar Kasmawati.

Agenda ini juga turut menghadirkan Jauhar Efendi, Widyaiswara Ahli Utama dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kaltim sebagai salah satu pemateri. Ia pun memberikan apresiasi yang tinggi kepada DPMPD Kaltim yang telah melaksanakan program pelatihan ini. Karena kegiatan ini merupakan pengejawantahan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim.

Banyak ilmu yang diberikan kepada peserta, baik yang berasal dari Balai Pemdes, DPMPD, UGM, BPSDM, maupun para praktisi yang bergerak di bidang penyelenggaraan Pemerintahan Desa.

HM Jauhar Effendi saat menyampaikan materi kepada peserta pelatihan. (Ist)

Pada hari ke 4, peserta pelatihan mengikuti studi komparasi ke Kelurahan Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. Setelah sebelumnya menuntaskan pelatihan peningkatan profesionalisme Aparatur Desa dan BPD se-Kaltim belajar di Balai Pemerintahan Desa di Sleman.

“Kalurahan Guwosari merupakan desa juara pertama lomba desa tingkat Provinsi Daerah Istimewa (D.I) Yoyakarta. Bahkan, waktu diadakan studi komparasi, Kalurahan Guwosari juga sedang kedatangan Tim Penilai Lomba Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dari Provinsi D.I. Yogyakarta, mewakili Kabupaten Bantul,” terang Jauhar.

Jauhar berharap, pasca pelatihan ini peserta dapat langsung memberikan kontribusi nyata untuk masyarakat dan meningkatkan profesionalisme mereka dalam Tata Kelola Pemerintahan. (Aji)