Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
DPRD Kota Samarinda

Syamsuddin Minta Pemkot Samarinda Fokus Lakukan Penanganan Banjir

303
×

Syamsuddin Minta Pemkot Samarinda Fokus Lakukan Penanganan Banjir

Sebarkan artikel ini

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Syamsuddin.(Ist)

Timeskaltim.com, Samarinda – Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Syamsuddin, mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda untuk tetap fokus membangun infrastruktur penanggulangan banjir pada Tahun 2023.

“Kami terus mendorong agar Pemkot Samarinda tetap fokus dan melanjutkan program terkait penanggulangan banjir dan penanganan sampah pada tahun 2023, sebab isu banjir dan sampah masih menjadi perhatian warga kota,” ungkap Syamsuddin dikonfirmasi media ini, Sabtu (7/1/2023) siang.

Dia mengapresiasi kinerja Pemkot Samarinda pada tahun 2022 terkait penanggulangan banjir. Terbukti, debit air secara signifikan menurun dan adanya pengurangan genangan di beberapa titik. 

“Meski demikian, penanggulangan banjir perlu ditingkatkan lagi,” ungkapnya.

Kata dia, hal yang masih menjadi pekerjaan rumah (PR) bagaimana menanggulangi banjir pada saat air sungai mengalami pasang. Meskipun, drainase sudah mantap. Namun, banjir tetap tak tertanggulangi saat terjadi air pasang.

“Maka perlu dilakukan koordinasi yang intens dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kementerian PUPR  untuk segera melaksanakan pekerjaan pintu air, nantinya bisa buka tutup dari Sungai Mahakam ke anak sungai dalam penanggulangan banjir saat pasang,” papar Politisi asal Partai PKB Itu.

Terkait masalah sosial, seperti pembebasan lahan yang menjadi tupoksi dari Dinas PUPR Kota Samarinda bisa tuntas di tahun 2023. Terutama, permukiman di Bantaran Sungai di Jalan AM Sangaji sampai jembatan Gatot Subroto hingga ke Jalan Tarmidi.

Menurutnya, penyelesaian pembebasan lahan di bantaran Sungai Karang Mumus terbukti efektif dalam mengurangi debit air banjir sebab akan mempercepat pekerjaan penurapan oleh BWS Kementerian PUPR.

Legislator Basuki Rahmat asal Dapil V Samarinda Utara-Sungai Pinang ini juga menambahkan, selain persoalan banjir juga persoalan sampah masih perlu diprioritaskan pada tahun 2023.

Misalnya, ujar Syamsuddin, pemindahan dari TPA Gunung Sampah ke TPA Sambutan mesti disegerakan di samping itu juga dioptimalkan realisasi  TPA alternatif di Batu Cermin.

“Dalam hal pembuangan sampah, masyarakat juga mesti diedukasi secara kontinyu untuk tidak membuang sampah di sungai dan juga bisa memilah sampah organik dan nonorganik,” tandasnya.(Adv/Wan)