Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
DPRD Kota Samarinda

Sri Puji Astuti Ajak Masyarakat Ubah Pola Hidup Sehat, Cegah Peningkatan Kasus Demam Berdarah

337
×

Sri Puji Astuti Ajak Masyarakat Ubah Pola Hidup Sehat, Cegah Peningkatan Kasus Demam Berdarah

Sebarkan artikel ini

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti.(Topan Setiawan/Times Kaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Maraknya kasus penyakit Demam Berdarah Dengue atau DBD ini masih menjadi ketakutan, terutama, Samarinda. Hal tersebut membuat Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti pun angkat bicara.

Ia menilai, pola hidup yang sehat juga sebagai langkah pencegahan DBD di lingkungan tempat tinggal. Sehingga, penting untuk mengubah pola hidup masyarakat dengan menjaga kebersihan lingkungan.

Kendatipun, senada dengan usulan Pemkot Samarinda, membentuk Juru Pemantau Jentik (Jumantik) dan Dasawisma.Tujuannya adalah sebagai upaya dalam penanggulangan DBD dan penyakit menular lainnya.

Namun, upaya yang dilakukan Pemkot Samarinda tersebut, sebut Puji masih belum maksimal.

“Saya lihat programnya mereka sudah jelas ya, dari kementerian sampai ke dinas sudah jelas, penanganan DBD di rumah sakit pun sudah jelas SOPnya, lalu sosialisasi sudah sering cuma memang kayaknya ini pola hidup,” jelas Puji saat dihampiri awak media, Senin (10/10/2022) siang.

Pasalnya, Ia menambahkan, mengubah pola hidup kebiasaan yang memberikan dampak buruk bagi lingkungan sekitar, merupakan upaha dan langkah paling solutif dalam mengentaskan DBD di Samarinda.

“Saya mengambil kesimpulan begini, sepertinya mengubah pola hidup lebih susah dari mengobati DBD,” ujarnya.

Pembagian Abate dinilai bisa menjadi salah satu opsi menurutnya, tetapi lagi-lagi akan menghabiskan banyak anggaran daerah.

“Pembagian abate bagus, tapi perlu biaya, abate lima bungkus 20 ribu dibagikan ke seluruh Samarinda, selama ada dana silakan,” tandasnya.(Adv/Wan)