Selama Pandemi COVID-19, Pustakawan Terbantu dengan Pelayanan Online DPK Kaltim

Kepala Bidang Otomasi dan Pelayanan Perpustakaan, E Mustika Wati, di acara talkshow salah satu tv lokal di Balikpapan. dok: Balikpapan TV

Timeskaltim.com,Balikpapan – Selama 3 tahun pandemi COVID-19 berlangsung, pelayanan Perpustakaan Daerah Kaltim terpaksa tutup. Sehingga, menyebabkan pustakawan kesusahan untuk mencari bahan bacaan ataupun bahan penelitian.

Bahkan, menurut pengakuan Kepala Bidang Otomasi dan Pelayanan Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim E Mustika Wati, pada saat membuka pelayanan kembali pada Oktober Tahun 2021, pihaknya harus membatasi jumlah pengunjung.

“Dengan aplikasi kami, memberikan kemudahan pustakawan dalam mencari bahan-bahan bacaan. Terlebih di masa pandemi, sangat membantu sekali. Karena kami hanya menggunakan pelayanan online selama pandemi.”

“Pada saat buka kembali di Bulan Oktober 2021, kami membatasi 100 orang pengunjung tiap harinya. Apabila pustakawan harus melakukan WFH, maka aplikasi itulah yang membantunya,”terangnya ketika mengisi talkshow di salah satu tv lokal pada Jum’at, (11/11).

Mustika mengungkapkan, terdapat 5 aplikasi yang aktif dan kerap dikunjungi para pustakawan. Diantaranya Inlislite Versi 3.2, aplikasi iKaltim, aplikasi Pustaka Borneo, aplikasi PADI, dan website www.dpkd.kaltimprov.go.id.

“Aplikasi Inlislite untuk penggunaan buku konvensional cetak, aplikasi iKaltim untuk e-book, aplikasi Pustaka Borneo itu untuk koleksi konten lokal yang berkaitan serah simpan karya cetak dan rekam, website Dinas Perpustakaan dan Kearsipan itu sendiri yang berada terdepan untuk pelayanan perpustakaan, serta layanan aplikasi digital PADI yang diberikan oleh Telkom,”tutupnya.(adv/FD/DPK Kaltim105)