Sekda Kukar Sunggono ketika ditemui media ini di Ruang kerjanya. (Roby/Times Kaltim)
Timeskaltim.com, Kukar – Kemarau yang berkepanjangan menyebabkan banyak terjadinya Kebakaran Hutan dan lahan (Karhutla) di berbagai daerah Khusunya wilayah Kabuten Kutai Kartanegara (Kukar).
Menurut rincian data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), terdapat 127 Titik panas di Kabupaten Kukar.
Sekertaris Daerah (Sekda) Kukar Sunggono, berikan himabuan terhadap masyarakat Khusus wilayah Kabupaten Kukar agar bisa terus antisipasi dalam menghadapi Karhutla.
“Kita terus memantau bersama BMKG titik titik panas hotspot yang ada di kukar bisa kita antisipasi, bisa kita prediksi kemungkinan penangannya, bersama semua komponen yang ada di lapangan” ucap Sunggono saat pada, Jumad (06/10/2023).
Dirinya menuturkan, dalam hasil laporan saat ini, titik-titik panas bisa ditanggulangi dan hingga saat ini semua dapat teratasi dengan baik.
Lanjut dirinya mengatakan, terkhusus masyarakat Kota Tenggarong, jangan sampai membakar hutan dan lahan sembarangan. Hal tersebut termasuk pelanggaran yang dapat dipidanakan, jika kebarakan hutan meluas dan tak terkendali.
“Membakar hutan dan lahan lagi karna itu akan menjadi sebab buruk termasuk juga akan bisa terancam pidana kalau sampai meluas dan tidak bisa dikendalikan” ungkapnya.
Disi lain Sunggono mengatakan, terlebih untuk masyarakat lahan gambut, seperti Muara Kaman dan Sebulu agar tetap bersiaga untuk pastikan aktivitas masyarakat wilayah tersebut bisa dikendalikan.
“kita pantau melalui pak camat, pak kades dan masyarakat yang ada dilapangan termasuk masyarakat peduli api,” pungkasnya. (Adv/Rob/Wan)












