Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Diskominfo Kukar

Sejumlah Tempat Wisata di Kukar Dipadati Pengunjung, Catat 11.646 Kunjungan

289
×

Sejumlah Tempat Wisata di Kukar Dipadati Pengunjung, Catat 11.646 Kunjungan

Sebarkan artikel ini

Salah satu destinasi wisata di Kabupaten Kutai Kartanegara. (Ist)

Timeskaltim.com, Tenggarong – Selama libur Idulfitri 1444 Hijriah, Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara (Dispar Kukar) mencatat 11.646 orang pelancong yang mengunjungi destinasi wisata milik Kukar. 

Khususnya destinasi wisata milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar. Yakni objek wisata Waduk Panji Sukarame, Pulau Kumala dan Pantai Tanah Merah di Kecamatan Samboja.

Angka tersebut diperkirakan dari kunjungan selama 3 hari pasca Idulfitri. Yakni sejak tanggal 23-25 April 2023 lalu. Dimana kebanyakan keluarga besar yang berkunjung, ke destinasi atau objek wisata unggulan Kukar itu.

Selain 3 lokasi tersebut, beberapa objek wisata lainnya pun ikut mengalami kenaikan pelancong. Setelah sempat menurun tajam, saat kondisi pandemi Covid-19. Yakni sejak tahun 2020 lalu. Yang menjadi awal pandemi terjadi di Indonesia, tidak terkecuali di Kukar.

Kabid Destinasi Wisata Dispar Kukar, Ridha Fatrianta, mengatakan sejumlah antisipasi sudah dilakukan. Untuk menghadapi lonjakan jumlah pengunjung yang akan menikmati sejumlah objek wisata di Kukar, saat libur Idulfitri. Berupa menerbitkan dan mendistribusikan surat edaran, ke masing-masing pengelola objek wisata. Termasuk yang dikelola oleh pihak swasta.

“Kita imbau, semua termasuk pihak swasta, agar tidak memaksakan diri dengan menambah jumlah kapasitas. Disesuaikan saja dengan kapasitas dan kemampuan. Tapi, sejauh ini semua berjalan aman dan lancar,” kata Ridha.

Melihat potensi jumlah kunjungan yang terjadi saat libur Idulfitri lalu, maka Dispar Kukar akan berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait. Untuk bersama-sama meningkatkan potensi masing-masing objek wisata. Agar semakin banyak pilihan objek wisata yang bisa dinikmati pengunjung yang datang ke Kukar.

“Untuk pengembangan destinasi wisata, kita lakukan sesuai dengan potensi di wilayah masing-masing,” pungkasnya.