Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
DPRD Kota Samarinda

Sambut Rencana Transfortasi Massal Bertenaga Listrik, Komisi III Minta Pemkot Harus Lebih Bersiap

565
×

Sambut Rencana Transfortasi Massal Bertenaga Listrik, Komisi III Minta Pemkot Harus Lebih Bersiap

Sebarkan artikel ini

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Angkasa Jaya Djoerani. (Dok/Times Kaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Dalam RDP DPRD Samarinda bersama Dishub Samarinda. Pihak Dishub sampaikan rencana pengadaan transportasi massal modern yang ramah lingkungan. Dari itu, Ketua Komisi III DPRD Samarinda ingatkan Pemkot harus lebih bersiap.

Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Perhubungan (Dishub) rencanakan program transportasi umum yang lebih modern.

Trasnportasi umum tersebut berupa 15 unit Bus bertenaga listrik. Yang akan beroperasi di dalam kota dengan 7 trayek (jurusan) yang nanti akan dikaji.

Ketua Komisi III DPRD Samarinda Angkasa Jaya Djoerani menyambut baik program tersebut. Ia menegaskan jika hal itu diterapkan di Samarinda, maka pemerintah kota harus lebih siap lagi.

“Tentunya juga kalau mau beralih ke kendaraan listrik pemerintah harus siap juga nah pemerintah akan bekerja sama dengan SPBU,” ungkap Angkasa, pada Kamis (13/7/2023)

Hal tersebut perlu untuk disosialisasikan kepada masyarakat. Agar masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas tersebut, hingga banyak keuntungan bagi masyarakat yang merasakan.

“Kita lihat saja nanti kalau ternyata itu lebih kompetibel kenapa tidak,” tuturnya

Selanjutnya, ia memberikan catatan ketika angkutan umum berbasis listrik ini diterapkan. Maka tidak boleh ada persaingan dengan angkutan konvensional. Sehingga dalam hal ini Pemkot harus mempertimbangkan dengan matang dan mempelajari setiap hal baik keuntungan maupun kerugian yang ditimbulkan.

“Tapi perhatiannya kita punya PR untuk angkutan konvensional yang bersaing dengan angkutan modern itu PR, jangan sampai Pemda itu jadi pesaing akan terjadi nanti masalah sosial. Itu harus diperhitungkan matang oleh pemerintah,” tutupnya. (Adv/Nik/Wan)