Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
DPRD Kabupaten PPU

Sambut Panen Raya Syahrudin Harapkan Masyarakat Konsumsi Beras Lokal

512
×

Sambut Panen Raya Syahrudin Harapkan Masyarakat Konsumsi Beras Lokal

Sebarkan artikel ini

Teks Foto: Ketua DPRD PPU, Syahruddin M Noor. (Aby/Times Kaltim)

Timeskaltim.com, PPU – Petani di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), sedang bersiap untuk melakukan penanaman padi. 

Ketua DPRD PPU, Syahruddin M Noor, menyatakan pentingnya antisipasi pasca panen raya agar beras yang dihasilkan oleh petani lokal dapat terserap oleh warga PPU.

Syahruddin mengungkapkan bahwa dia telah meminta kepada Pejabat (Pj) Bupati PPU, Makmur Marbun, untuk membuat regulasi yang memungkinkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan warga PPU untuk membeli beras dari panen raya petani.

“Meskipun saat ini kondisinya sedang kering, namun dengan El Nino berakhir di bulan November-Desember, curah hujan akan meningkat, dan saat itulah musim tanam. Saya meminta kepada Pj Bupati untuk mengantisipasi para petani yang akan panen raya, setidaknya masyarakat kita, ASN, dan TNI Polri dapat membeli beras dari petani PPU,” ungkap Syahruddin.

Menurutnya, saat panen raya tiba, kemungkinan harga beras lokal akan turun, dan ini memberikan kesempatan bagi warga PPU untuk membelinya, mengingat bahwa beras dari luar PPU cenderung lebih mahal.

“Jadi, antisipasi terhadap panen raya yang tinggi adalah membuat imbauan kepada masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini. Ini juga dapat membantu dalam menekan tingkat inflasi,” tambahnya.

Syahruddin juga mengklaim bahwa kualitas beras lokal PPU tidak kalah dengan beras dari luar PPU, meskipun ia menyadari bahwa sistem pertanian di PPU perlu ditingkatkan untuk menghasilkan beras berkualitas lebih baik.

“Kualitasnya, menurut saya, tidak kalah, tetapi ada hal-hal yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan kualitasnya. Kami juga perlu meninjau mengapa ada beras premium, ada beras standar, dan kami harus memperbaiki kualitas dari proses tanam hingga pasca panen, termasuk proses pengeringan, suhu, dan pH yang optimal,” pungkasnya. (Adv/Aby/Wan)