Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
DPRD Kota Samarinda

Sambut IKN, Subandi Sebut SDM Lokal Harus Siap Menghadapi SDM Luar 

231
×

Sambut IKN, Subandi Sebut SDM Lokal Harus Siap Menghadapi SDM Luar 

Sebarkan artikel ini

Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Subandi.(Ist)

Timeskaltim.com, Samarinda – Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Subandi menyampaikan bahwa, Kota Samarinda harus dari sekarang mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul. Tentunya, kompeten, hal ini bisa memantaskan diri sebagai kota penyangga utama Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

“Terdapat sekitar 800 ribu jiwa penduduk di Samarinda, bahkan bisa sampai satu jutaan jika dihitung dari mobilitas warga dari luar yang keluar masuk kota, sehingga sudah seharusnya dipersiapkan dari sekarang adalah peningkatan kompetensi SDM lokal” ujar Subandi.

Ia menyebut, sektor dagang dan jasa di Samarinda sudah mulai berkembang pesat, mulai dari padatnya aktifitas perdagangan di pelabuhan, pasar, dan banyaknya pusat-pusat perbelanjaan, serta hotel berbintang, membuat Samarinda menjadi magnet utama bagi pendatang.

Lebih lanjut, ia menuturkan, ledakan penduduk yang masuk saat IKN Nusantara akan membawa berkah bagi Samarinda, dalam hal peningkatan transaksi ekonomi. Namun, tantangannya seberapa siap SDM lokal menghadapi SDM luar dengan segala keunggulan kompetensinya.

“Tidak bisa dipungkiri, SDM dari luar daerah, terutama dari Jawa memang banyak menghiasi jabatan-jabatan penting di korporasi Samarinda, tapi tidak menutup kemungkinan bahwa orang lokal tidak kalah bersaing,” ujarnya.

Subandi menjelaskan, salah satu hal yang mesti dikuatkan adalah sektor pendidikan vokasi pada satuan pendidikan. Perihal tersebut dinilai penting karena saat ini masih kekurangan pekerja-pekerja yang memiliki keahlian khusus, sehingga peran pendidikan vokasi akan berdampak besar bagi kemajuan industrialisasi dan jasa di Kota Samarinda.

Selain itu, Beasiswa Kaltim Tuntas harus selalu digiatkan, namun juga dikawal dan senantiasa dimonitor mengenai seberapa jauh hasil pemberian beasiswa tersebut terhadap peningkatan taraf pendidikan warga lokal. Program satu rumah, satu sarjana memang menjadi poin penting untuk meningkatkan kompetensi kota.

“Prinsipnya pendidikan adalah alat untuk meningkatkan derajat masyarakat, hal yang menjadi PR bagi wajah kota agar bisa menekan atau paling tidak ada lagi anak-anak yang putus sekolah, dalam artian tidak ada lagi angkatan kerja hanya dari taraf lulusan SD atau SMP” tutur Subandi.

Ia menegaskan, sudah bukan saatnya lagi warga lokal menjadi pekerja kelas bawah, harus ada upaya untuk mengangkat warga-warga lokal menduduki posisi – posisi penting di instansi-instansi atau perusahaan-perusahaan Samarinda.

“IKN itu adalah berkah sekaligus tantangan untuk memajukan SDM-SDM lokal yang berkompeten dan unggul di segala bidang. Bukan hanya mencetak profesional yang andal, namun juga melahirkan pebisnis yang unggul, dengan harapan warga lokal menjadi pemain penting di IKN Nusantara pada masa depan” tutupnya. (Adv/Bey/Wan)