Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Abdul Rofik (Iswan Syarif/Times Kaltim)
Timeskaltim.com, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda bekerja sama dengan Bank Kaltimtara, meluncurkan program Kredit Bertuah yang merupakan pengembangan Program Kredit Meranti Bankaltimtara, yang disesuaikan dengan karakteristik masyarakat dan pelaku usaha di wilayah kota Samarinda.
Kredit bertuah merupakan solusi permodalan dengan Bunga 0% adalah upaya solusi yang di kembangkan Pemkot Samarinda dan Bankaltimtara untuk mengatasi permasalahan permodalan yang sering di alami pelaku usaha produktif dalam menjalankan usahanya.
Akan tetapi, masih banyak pelaku Usaha Mikro Kelas Menengah (UMKM) yang mengeluh dengan adanya program tersebut. Yang di keluhkan nya adalah di syarat administrasi yang sangat menyulitkan.
Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Abdul Rofik mengatakan inilah yang harus diperhatikan Pemkot Samarinda, agar para pelaku UMKM tidak kesulitan dalam peminjaman.
“Jangan sampai hal tersebut nantinya menjadi temuan, karena dana tersebut di awasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan),” ucapnya.
Kemudian, ia juga meminta kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk bisa memberikan perhatian kepada para pelaku UMKM, agar produk mereka memiliki standar dan kualitas yang baik.
“Samarinda sebagai Kota penyangga Ibu Kota baru harus mampu berinovasi dengan standar internasional, seperti juga OPD harus mampu memberikan inovasi lebih lagi,” ujarnya.
Terakhir, Legislator Basuki Rahmat ini meminta agar program Kredit Bertuah ini bisa terus disosialisasikan kepada masyarakat.
“Harus tersosialisasikan sampai ke RT, makanya harus sinkron dengan seluruh camat dan lurah,” pungkasnya. (Adv/Nur/Wan)












