Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
DPRD Kota Samarinda

Polemik Truk Antre Panjang Di SPBU Masih Berlanjut, Joni Sinatra Ginting Minta Kuota BBM Bio Solar di Perbanyak

277
×

Polemik Truk Antre Panjang Di SPBU Masih Berlanjut, Joni Sinatra Ginting Minta Kuota BBM Bio Solar di Perbanyak

Sebarkan artikel ini

Anggota Komisi I DPRD Samarinda, Joni Sinatra Ginting.(Ist)

Timeskaltim.com, Samarinda – Maraknya truk mengantre panjang di kawasan SPBU kian berlanjut. Hal tersebut, tentunya menganggu kendaraan transportasi lainnya. Disebabkan, antrean memakan badan jalan di Kota Samarinda. Melihat kondisi itu, Anggota Komisi I DPRD Samarinda, Joni Sinatra Ginting pun angkat bicara.

Menurut Politisi asal Fraksi Demokrat ini, carut-marutnya kondisi tersebut, dipicu adanya kelangkaan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis bio solar di tiap SPBU

Ia mencontohkan, di daerah Kepulauan Jawa, terlihat minimnya antrean truk di tiap kawasan SPBU. Berbeda di Kalimantan Timur (Kaltim). Dikenal sebagai penghasil minyak terbesar di Indonesia, justru mengantre untuk mendapatkan BBM tersebut.

“Saya baru pulang dari jawa, saya liat di sini main catat sehingga mengantri, kalau di sana nggak ada,” ungkap Joni kepada Timeskaltim.com, Selasa (10/1/2022).

Kata dia, antrean truk yang cukup panjang itu, diakhawatirkan Joni berpotensi terjadinya kecelakaan tunggal. Maraknya, kendaraan roda dua yang menjadi korban beberapa waktu lalu, merupakan dampak yang begitu merasahkan sebagian masyarakat setempat.

“Saya khawatirkan jika terjadi insiden dan kita tidak minta ya, misal antre trus ada yang tabrak dri belakang lalu meninggal itu bagaimana, makanya jangan sampai hal itu terjadi,” terangnya.

Ia menyebut, pemerintah sudah berusaha melakukan tindakan untuk menyelesaikan permasalah tersebut.

“Dari pihak Dishub, Satpol-PP serta pihak terkait telah melakukan usaha untuk menyidak beberapa SPBU, namun itu kembali lagi dan tidak memecahkan masalah,” kata Joni.

Joni menawarkan solusi sebagaimana inti permasalahan tersebut adalah kurangnya BBM di SPBU.

“Mau bagaimanapun solusinya adalah karena masalah kekurangan bahan bakar. Artinya, iya minta kuotanya diperbanyak,” tandasnya.(Adv/Nur/Wan)