Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Samarinda

Pencairan Beasiswa Kaltim Tuntas 2024 Tak Kunjung Cair, Pj Gubernur Kaltim Beri Penjelasan

2232
×

Pencairan Beasiswa Kaltim Tuntas 2024 Tak Kunjung Cair, Pj Gubernur Kaltim Beri Penjelasan

Sebarkan artikel ini

Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik. (Berby/Times Kaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Program Beasiswa Kaltim Tuntas 2024 yang dinanti-nantikan oleh para mahasiswa dan pelajar di Kalimantan Timur hingga kini belum juga cair.

Banyak penerima yang mengeluhkan keterlambatan ini, karena sangat mempengaruhi keberlanjutan studi mereka, terutama di tengah meningkatnya biaya pendidikan.

Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, menjelaskan bahwa keterlambatan pencairan beasiswa ini terjadi karena beberapa kendala administratif dan teknis yang saat ini sedang dalam proses penyelesaian.

“Kami memahami betul keresahan yang dirasakan oleh para mahasiswa, orang tua, dan pihak-pihak yang bergantung pada beasiswa ini. Proses pencairan akan terus berjalan meskipun beberapa hal harus dibenahi,” ujarnya, Jumat (11/10/2024).

Dirinya pun telah menerima laporan hasil evaluasi BKT dengan cukup banyak temuan dan rekomendasi yang harus diperbaiki.

Program Beasiswa Kaltim 2024 telah dilakukan evaluasi oleh tim evaluator yang bekerja sejak Juli hingga Agustus 2024. Tim dibentuk berdasarkan SK Gubernur Nomor 100.3.3.1/K.214/2024.

Tim evaluator memberikan 7 kesimpulan yang di antaranya Pengelolaan BKT menghadapi tantangan terkait sumber daya manusia dan kurangnya transparansi dalam pemilihan anggota BPBKT.

Selain itu, Akmal Malik menegaskan bahwa program beasiswa ini tetap menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Menurutnya, pendidikan adalah investasi jangka panjang bagi generasi muda Kalimantan Timur, terutama dalam menghadapi persaingan global yang semakin ketat.

“Kami tidak ingin program ini berhenti di tengah jalan. Kami berkomitmen penuh untuk menyelesaikan masalah ini, dan saya harap penerima beasiswa bisa lebih bersabar,” tambahnya.

Disinggung mengenai penambahan jumlah penerima, Pj Gubernur Akmal Malik mengatakan akan disesuaikan dengan penambahan anggaran.

“Kalau anggaran kita nambah misal Rp 30 triliun, kita pasti tambah dua kali lipat. Sesuai anggaran,” tuturnya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur juga meminta agar para penerima beasiswa dapat terus memantau informasi resmi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta pihak terkait lainnya untuk mengetahui perkembangan terbaru mengenai pencairan beasiswa ini. (Bey)