Anggota DPRD Samarinda, Damayanti. (Berbi/TimesKaltim)
Timeskaltim.com, Samarinda – Meskipun telah ditertibkan oleh Satpol PP, para pedagang kaki lima (PKL), aksi premanisme dan juru parkir (jukir) liar nampak masih menjamur di kawasan Tepian Mahakam.
Hal itu tentu mendapat sorotan dari anggota DPRD Samarinda, Damayanti. Ia mengaku prihatin, dan berharap Pemkot Samarinda dapat memberikan kebijakan yang solutif.
“Tentunya pemerintah kan telah melakukan penataan PKL di Tepian Mahakam, tapi harus dipikirkan juga keberlangsungan urusan piring mereka,” ucapnya.
Sebab kawasan tersebut masih menjadi tempat mata pencaharian sebagian masyarakat.
Kendati demikian, persoalan tersebut harus ditindaklanjuti karena dapat merusak tatanan kota jika dibiarkan secara terus menerus.
Sehingga, ia merasa, perlunya penataan serta pembinaan kepada masyarakat dalam mengentaskan permasalahan tersebut.
“Kemudian penegakan hukum untuk jaminan keamanan dan keselamatan di ruang publik itu juga patut diperhatikan oleh pemerintah,” terangnya.
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga meminta Pemkot untuk memperhatikan keberlangsungan ekonomi mereka yang terdampak.
“Karena jika ekonomi rendah pasti ujungnya juga tindakan kriminalitas dan kejahatan menjadi tinggi,” pungkasnya.












