Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
DPRD Kota Samarinda

Komisi IV DPRD Samarinda RDP Dengan Disdikbud, Puji: Bahas Masalah PPDB Tahun 2023/2024

241
×

Komisi IV DPRD Samarinda RDP Dengan Disdikbud, Puji: Bahas Masalah PPDB Tahun 2023/2024

Sebarkan artikel ini

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti. (Iswan Syarif/Times Kaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Komisi IV DPRD Samarinda menggelar hearing bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda di ruang rapat gabungan lantai 1 DPRD Samarinda Samarinda, Jalan Basuki Rahmat, Kota Samarinda, pada Senin (05/6/2023).

Pertemuan tersebut disambut langsung oleh Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti dan Hearing itu membahas terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2023/2024.

Puji mengatakan tidak ada perubahan signifikan terkait aturan PPDB tahun ini, baik dari jalur zonasi, jalur prestasi, sampai pada jalur afirmasi.

“Dalam PPDB ini yang SD dan SMP tidak ada yang berubah signifikan, PPDB Ini dilaksanakan online dan offline, tidak berubah untuk SMP tetap 65 persen zonasi, SD 70 persen,” ucapnya.

Akan tetapi, Puji mengungkapkan untuk calon pendaftar PPDB jenjang SD harus melalui jenjang pendidikan formal pertama yakni TK dan PAUD.

“Tidak ada lagi tes masuk Baca Tulis Hitung (Calistung-red) sehingga tentunya itu membuat PAUD hingga SD itu menyenangkan,” ujarnya.

Kemudian, Politisi Demokrat ini menilai adanya perubahan pada kebijakan ini tentunya Pihak sekolah-sekolah harus memiliki kesiapan dalam menerima peserta didik baru.

“Pertanyaan saat ini apakah guru-guru di SD  ini sudah siap menerima anak yang tidak tahu calistung, sedangkan kurikulum kita mewajibkan untuk membaca,” katanya.

Terakhir, Legislator Basuki Rahmat ini berharap agar Disdikbud juga bisa menyiapkan surat edaran untuk seluruh kepala sekolah di tingkat SD.

“Saya berharap Disdikbud membuat surat edaran bahkan mungkin memanggil kepala-kepala sekolah agar mereka siap menerima anak anak yang dari PAUD tanpa keterampilan baca tulis,” pungkasnya. (Adv/Nur/Wan)