Wakil Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Fahruddin. (Iswan Syarif/Times Kaltim)
Timeskaltim.com, Samarinda – Komisi II DPRD Samarinda menggelar Hearing bersama Dinas Koperasi, UMKM dan perindustrian Kota Samarinda, di ruang rapat gabungan lantai 1 DPRD Samarinda, pada Jumat (21/7/2023) siang.
Wakil ketua komisi II DPRD Samarinda, Fahruddin mengatakan Hearing tersebut membahas capaian Koperasi, karena dilihat masih belum maksimal.
“Kita mengingatkan saja untuk mereka bahwa, dikarenakan tahun ini waktunya tinggal 4 bulan jadi kita minta kegiatan itu segera di realisasikan karena diperubahan nanti akan ada penambahan lagi anggaran untuk mereka,” ucapnya.
Kemudian, ia juga Dinas Koperasi dan UMKM dan Perindustrian Kota Samarinda terkait apa saja kendala dalam pelaksanaan program kegiatan.
Lalu, politisi Golkar ini juga mengungkapkan kendala yang mereka jumpai di lapangan untuk para pelaku Usaha Mikro Kelas Menengah (UMKM) ialah pada perizinan usaha, karena harus membuat NIB dan NPWP.
“Nanti teman-teman koperasi akan memfasilitasi supaya calon-calon usaha mikro ini tidak ada yang kaget,” ujarnya.
Legislator Basuki Rahmat ini meminta kepada Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian untuk memfasilitasi, agar para pelaku UMKM yang mengalir kesulitan bisa termudahan dalam hal apapun.
“Karena kalo tidak terdata koperasi tidak bisa mengadakan pembinaan, minimal mereka memiliki NIB agar bisa menumbuhkan usaha-usaha mikro di masyarakat,” pungkasnya. (Adv/Nur/Wan)












