Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
DPRD Kota Samarinda

Joha Fajal Tanggapi Fenomena Penukaran Uang di Tempat Tak Resmi

192
×

Joha Fajal Tanggapi Fenomena Penukaran Uang di Tempat Tak Resmi

Sebarkan artikel ini

Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Joha Fajal saat ditemui wartawan. (Berby/Times Kaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Mendekati hari raya Idul Fitri, nampak berjamur penjaja tempat penukaran uang baru dan pembayaran zakat di atas trotoar. Terlebih di sepanjang jalan Slamet Riyadi, banyak bermunculan aktivitas penukaran uang.

Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Joha Fajal mengungkapkan pemandangan tersebut memang telah merusak estetika kota Samarinda, sehingga masyarakat lebih baik melakukan penukaran uang dan pembayaran zakat di tempat yang resmi.

“Wali Kota Samarinda, Andi Harun dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah memberikan imbauan kepada masyarakat untuk melakukan aktivitas tersebut di tempat yang resmi,” ujar Joha, Kamis (28/3/2024).

Meski demikian, Politikus Partai NasDem ini memahami ada sebagian masyarakat yang memilih melakukan penukaran uang di trotoar karena tidak ingin repot ke bank.

Padahal, telah diketahui baru-baru ini Bank Indonesia telah melepas mobil penukaran uang resmi dalam rangka memudahkan masyarakat menukar pecahan rupiah dan guna menghindari terjadinya penukaran uang palsu.

Namun sebagai wakil rakyat, Joha berharap masyarakat dapat mematuhi imbauan tersebut dan mencari alternatif tempat yang lebih tepat untuk melakukan penukaran uang dan pembayaran zakat.

“Kalau memang itu Wali Kota juga mempertegas imbauan MUI tidak ada masalah dan bagus saja menurut saya,” pungkasnya. (Bey)