Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
DPRD Kota Samarinda

Hadiri Diskusi KOPRI PMII, Damayanti Sebut Kesetaraan Gender Sangat Penting Dalam Pembangunan

603
×

Hadiri Diskusi KOPRI PMII, Damayanti Sebut Kesetaraan Gender Sangat Penting Dalam Pembangunan

Sebarkan artikel ini

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Damayanti Bersama Peserta  Diskusi KOPRI PC PMII Samarinda. (Iswan Syarif/Times Kaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Damayanti menjadi pemateri pada acara Diskusi Publik oleh Kopri PC PMII Kota Samarinda, di Rumah Jabatan Ketua DPRD Kota Samarinda, Jalan Siraj Salman.

Turut juga hadir dua pemateri hebat, yaitu Nanang Supratman Sub Kordinator PUG DP2PA Kota Samarinda dan Rumainur Ketua PSGA UINSI Samarinda.

Acara tersebut bertemakan, Menelisik Pengarusutamaan Gender (PUG) di Kota Samarinda.

Damayanti menjelaskan, PUG sendiri adalah strategi yang dilakukan secara rasional dan sistematis untuk mencapai kesetaraan dan keadilan gender dalam aspek kehidupan manusia.

“Setiap pembangunan di mana apa yang menjadi aspirasi masyarakat itu terpenuhi baik itu dari kalangan perempuan, laki-laki anak-anak kemudian lansia atau kaum disabilitas,” ucap Damayanti.

Kemudian, ia menambahkan PUG ini karena bentuknya adalah strategi, maka setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di Kota Samarinda harus berpatokan dengan PUG dalam menjalankan kinerjanya.

“OPD harus berpatokan dengan PUG,sehingga apa yang kita harapkan bersama dalam pembangunan kota Samarinda itu dapat berjalan lebih baik dan pembangunannya itu lebih cepat,” ujarnya.

Selanjutnya, Politis PKB ini mencontohkan, seperti pembangunan drainase atau mengenai kesehatan itu harus sesuai dengan PUG.

“Misalnya untuk anggaran pembangunan drainase ini jika berdasarkan strateginya PUG maka dia akan melihat bagaimana keamanan untuk anak-anak, sehingga tidak lagi ada kejadian seperti anak-anak larut di aliran drainase,” jelasnya

“Lalu kemudian kalau kita berbicara mengenai kesehatan, apakah lansia, stunting itu bagaimana dan harus diperhatikan. Intinya adalah strategi dalam setiap pembangunan,” sambungnya.

Terakhir, Legislator Basuki Rahmat ini berharap melalui diskusi ini baik Mahasiswa dan Pemuda sudah tidak buta lagi tentang Gender, baik di ranah pembangunan, pendidikan dan lainnya.

“Semoga dari diskusi ini peserta mampu memahami bahwa pembangunan itu harus menggunakan strategi PUG, agar kedepannya Kota Samarinda bisa maju dan menjadi lebih baik,” pungkasnya. (Adv/Nur/Wan)