Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
DaerahSamarinda

Gelar Aksi Lanjutan, PKC PMII Kaltimra Sambangi KPC Samarinda Dan DLH Kaltim

367
×

Gelar Aksi Lanjutan, PKC PMII Kaltimra Sambangi KPC Samarinda Dan DLH Kaltim

Sebarkan artikel ini
Massa Aksi melakukan orasi di depan kantor DLH Kaltim di Jalan MT Haryono Samarinda. (Fahruraji/ TimesKaltim)

TimesKaltim.com, Samarinda – Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kaltimra, kembali menggelar aksi lanjutan dalam rangka menolak perpanjangan ijin PKP2B PT. MHU dan PT. KPC, setelah pada beberapa waktu lalu pihak PKC PMII Kaltimra juga menggelar aksi serupa di depan Kantor Gubernur Kaltim.

Puluhan massa aksi dengan membawa atribut PMII terlihat memadati Kantor Perwakilan KPC di Samarinda, tepatnya di Jalan Juanda 2, Kecamatan Samarinda Ulu, Selasa (7/12/2021). Massa aksi pun bergantian untuk menyampaikan orasi mereka. 

Disampaikan Ketua PKC PMII Kaltimra Zainuddin, bahwa aksi ini merupakan bentuk keprihatinan terhadap rusaknya lingkungan yang disebabkan oleh aktivitas pertambangan, terutama yang dilakukan 2 perusahaan tambang besar yaitu PT. MHU di Kutai Kartanegara dan PT. KPC di Kutai Timur.

“Aksi ini merupakan aksi lanjutan dari beberapa minggu lalu, hari ini PKC PMII Kaltimra tetap menolak perpanjangan dua perusahaan yakni KPC dan MHU,” ungkap pria yang karib disapa Zai ini.

Ketua PKC PMII Kaltimra Zainuddin (fahruraji/TimesKaltim)

Diungkap Zai, bahwa Ada dua hal yang menjadi urgensi aksi pihaknya kali ini, yaitu persoalan  kerusakan lingkungan akibat tambang dan kesejahteraan masyarakat sekitar tambang.

“Banyak pencemaran lingkungan akibat tambang, di sangatta misalnya, sungai sangatta dan bengalon sudah tercemar bahkan sampai ke pesisir kenyamukan dan desa Sekarat,” ungkapnya.

“Ditambah lagi dengan kasus warga meninggal di lubang tambang akibat lubang yang dibiarkan menganga,” tambahnya.

Setelah kurang lebih satu jam menyampaikan orasinya, pihak KPC Samarinda pun memberikan kesempatan untuk melakukan audiensi bersama beberapa perwakilan massa aksi.

Ditemui seusai mediasi, Fauzan Rida selaku perwakilan KPC Samarinda pun mengapresiasi langkah PKC PMII Kaltimra dalam menyampaikan aspirasi. Ia pun mengatakan, bahwa pihaknya selalu terbuka kepada siapa saja. Untuk data-data yang diminta oleh massa aksi, ia meminta kepada PKC PMII Kaltimra untuk bersurat secara tertulis.

“Tadi ada materi dan aspirasi yang disampaikan, kami minta untuk buat permintaan tertulis agar kami bisa menyiapkan data-data yang diminta,”  terang Fauzan.

Fauzan Rida Perwakilan KPC Samarinda (Fahruraji/TimesKaltim)

Terkait persoalan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar tambang, ia menilai bahwa pihaknya sudah melakukan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

“Setiap tahun kami keluarkan CSR, jadi pemberdayaan masyarakat sekitar juga jadi fokus kami,” jelas Fauzan sembari menutup. (Aji)