Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Daerah

Gedung Graha PMII Kaltim Bakal Jadi Pusat Pengembangan Ilmu Keislaman, Gelontorkan Biaya Pembangunan Senilai Rp 3,5 Miliar

1853
×

Gedung Graha PMII Kaltim Bakal Jadi Pusat Pengembangan Ilmu Keislaman, Gelontorkan Biaya Pembangunan Senilai Rp 3,5 Miliar

Sebarkan artikel ini

Replika arsitektur gedung Graha PMII Kaltim.(Ist)

Timeskaltim.com, Samarinda – Akhirnya kabar baik datang bagi seluruh kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Kalimantan Timur (Kaltim). Gedung Graha PMII Kaltim akan dibangun di Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Samarinda Seberang. Graha tersebut sudah direncanakan sejak beberapa tahun lalu.

Ketua Pembangunan Graha PMII Kaltim sekaligus anggota Ikatan Alumni (IKA) PMII, Muhammad Abzar Duraesa mengatakan rancangan dan rencana ini telah lama timnya usulkan. Dengan anggaran dari provinsi Kaltim pihaknya dapat merealisasikan rencana tersebut pada tahun ini.

“Alhamdulillah dengan APBD 2023 sebesar Rp 3,5 Miliar. Kami dapat mewujudkan wadah untuk dimanfaatkan PMII di Kaltim,” ucap Abzar saat dihubungi via telpon, pada Sabtu (19/8/2023) siang.

Dengan anggaran yang cukup besar tersebut. Graha PMII akan dibuat dengan konsep perkantoran. Di dalamnya akan ada aula untuk pengembangan keilmuan dan sekertariat untuk IKA PMII dan PMII di Kaltim.

Graha PMII tersebut akan dimanfaatkan untuk hal-hal yang baik bagi seluruh keluarga PMII. Khususnya mampu menjadi pusat studi dan kajian para kader PMII.

Selanjutnya, Abzar menyampaikan pembangunan tersebut ditergetkan akhir tahun telah selesai.

“Insyallah bulan Desember 2023 ini sudah bisa dimanfaatkan,” lanjutnya.

Sebagai organisasi yang menjunjung tinggi nilai keislaman dan keindonesiaan. Terbangunnya graha PMII Kaltim ini. Diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, untuk perkembangan SDM yang ada di Kaltim.

“Saya harap Graha ini, dapat jadi pusat dakwah untuk bermasyarakat. Terkhusus untuk kader PMII,” ucapnya.

Diketahui, PMII merupakan organisasi gerakan dan kaderisasi yang berlandaskan islam ahlussunah waljamaah. Berdiri sejak tanggal 17 April 1960 di Surabaya dan hingga lebih dari setengah abad kini PMII terus eksis untuk memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara. Tentunya, konsep dakwah nusantara menjadi tujuan utama kader PMII membangun ideologi cinta tanai air NKRI.

“Kami berharap ini mampu menjadi pusat dakwah penguatan nilai-nilai moderasi beragama, Nilai keislaman dan keindonesiaan untuk para kader PMII,” urainya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, saat ini tiang-tiang pancang bangunan telah dibangun. Sehingga, Graha PMII ditargetkan bakal digunakan awal tahun 2024 mendatang.

“Graha PMII ditargetkan selesai pada bulan Desember tahun 2023. Sehingga nanti bisa segera digunakan oleh kader PMII dan alumni,” pungkasnya.(Nik/Wan)