
TimesKaltim.com, Samarinda – Ketua Fraksi PKB DPRD Kaltim, Syafruddin mendesak agar pemerintah membatalkan syarat perjalanan menggunakan hasil tes Polymerase Chain Reactrion (PCR). Dia menyebut kewajibkan calon pengguna sarana transportasi udara, darat, maupun laut untuk menunjukan hasil tes PCR kurang rasional.
Sebab hal tersebut tidak harus menjadi syarat wajib karena pelaksanaan vaksinasi di penjuru negeri sudah berjalan dengan massif. Apabila syarat tersebut dijalankan, lanjut dia, vaksinasi massal pun seperti tak ada artinya.
“Karena harusnya sudah vaksin saja itu cukup. Atau kalau enggak, biar cukup antigen aja,” demikian kata pria dengan sapaan akrab Udin itu saat dijumpai belum lama ini.
Udin yang juga Ketua DPW PKB Kaltim menilai, sejatinya masyarakat sudah terbebani atas musibah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang telah menimpa hampir dua tahun ini. Ia pun meninggung dibalik kebijakan syarat wajib PCR ada kepentingan lain.
“Hentikan mafia dibalik maraknya komersialisasi pengadaan,” tegas Udin dengan nada tinggi.
Desakan yang dia suarakan juga telah disampaikan kepada legislator di DPR RI. Alhasil, baik fraksi PKB perwakilan provinsi maupun pusat pun satu suara atas penolakan pemberlakuan kebijakan ini.
“Karena kasian sekali kalau ada orang kurang mampu yang mau tidak mau harus naik pesawat, dia harus sediakan tiket ditambah PCR juga,” tandasnya. (Aji)












