Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
NewsOlahraga

FIFA Mendesak Liga Inggris – Liga Spanyol Agar Tak Halangi Pemain Bela Negara Asalnya

326
×

FIFA Mendesak Liga Inggris – Liga Spanyol Agar Tak Halangi Pemain Bela Negara Asalnya

Sebarkan artikel ini

Presiden Fédération Internationale de Football Association (FIFA), Gianni Infantino. (Ist)

Timeskaltim.com – Presiden Fédération Internationale de Football Association (FIFA), Gianni Infantino menekankan seluruh klub Liga Inggris dan Liga Spanyol untuk tidak menghalangi pemainnya membela negara asal kelahirannya. Terutama pada pertandingan internasional awal September mendatang.

“Saya menyerukan agar muncul sikap solider dari semua asosiasi anggota, liga dan klub, untuk melakukan hal yang tepat dan pantas bagi olahraga global ini,” kata Infantino dalam keterangannya yang disiarkan di laman resmi FIFA, Rabu (25/8/2021) kemarin.

“Banyak pemain terbaik di dunia berkompetisi dalam liga-liga di Inggris dan Spanyol, dan kami percaya negara-negara itu juga berbagi tanggung jawab untuk menjaga dan mengamankan integritas serta sportivitas kompetisi sepak bola di seluruh dunia,” ujarnya menambahkan.

Di lansir melalui laman ANTARA, operator Liga Premier Inggris sebelumnya pada Selasa (24/8/2021) lalu, mengumumkan kesepakatan klub-klub anggotanya untuk tidak melepas para pemain mereka yang akan pulang-pergi di negara-negara yang tercantum dalam daftar merah perjalanan pemerintah Inggris terkait COVID-19.

Aturan pemerintah Inggris mengharuskan bagi orang-orang yang melakukan perjalanan dari negara-negara daftar merah wajib menjalani masa isolasi selama 10 hari.

Selain Liga Premier, operator La Liga Spanyol juga menyatakan dukungan apabila klub-klub mereka tidak melepas para pemainnya untuk pertandingan internasional di wilayah Amerika Latin, yang sebagian besar masuk daftar negara merah karena kasus COVID-19 yang tinggi.

Belakangan operator liga-liga kasta kedua hingga keempat Inggris, EFL, juga mengumumkan pernyataan serupa bahwa klub-klub di bawah naungannya sepakat untuk tidak melepas para pemain yang akan main di negara-negara zona merah.

Keputusan serupa juga diambil oleh operator Liga Italia Serie A, yang akan mendukung keputusan klubnya menahan para pemain yang terancam harus isolasi sepulang dari jeda internasional.

Infantino mengklaim dia telah mengirim surat resmi kepada Perdana Menteri Inggris Boris Johnson meminta dukungan agar ada solusi yang tak mengurangi kesempatan para pemain mancanegara memperkuat tim nasional masing-masing dalam kalender jeda internasional.

“Saya juga menyarankan pendekatan serupa yang diadopsi pemerintah Inggris untuk babak akhir Euro 2020 diterapkan dalam pertandingan-pertandingan internasional nanti,” ujarnya.

“Bersama-sama kita sudah memperlihatkan solidaritas dan kesatuan memerangi COVID-19. Sekarang saya mendesak semua pihak untuk memastikan para pemain internasional untuk kualifikasi Piala Dunia,” tutup Infantino.

Belum ada jaminan adanya kelonggaran kebijakan isolasi dari pemerintah Inggris, tetapi FIFA bisa menjadikan situasi ini sebagai posisi tawar mereka dalam upaya Negara Ratu Elizabeth itu mencalonkan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia 2030 bersama Republik Irlandia yang didukung Johnson.

Liga Premier juga sudah memprotes keputusan FIFA memperpanjang jadwal pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Amerika Latin (CONMEBOL) menjadi 11 hari dari rencana awal sembilan hari.

Mulai 1 September nanti semua konfederasi regional memainkan pertandingan-pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022 masing-masing zona, dengan laga paling akhir berlangsung pada 9 September di CONMEBOL.(wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *