Anggota Komisi I DPRD Samarinda, Afif Rayhan Harun. (Dok/Times Kaltim)
Timeskaltim.com, Samarinda – Wali Kota Samarinda bakal menindaklanjut Juru Parkir Liar atau Jukir sebagai langkah melawan segala bentuk premanisme. Hal tersebut diapresiasi DPRD Samarinda. Satu diantaranya, Andi Muhammad Afif Rayhan Harun.
Ia memandang langkah yang diambil Pemkot Samarinda sudah baik. Akan tetapi harus dibarengi dengan kerjasama yang baik antar OPD untuk menangani masalah ini.
Anggota komisi I DPRD Kota Samarinda, Andi Muhammad Afif Rayhan Harun menjelaskan, keresahan masyarakat, terkait kegiatan premanisme dan jukir liar ini. Pememerintah Kota Samarinda sangat berani sekali untuk melawan premanisme dan jukir liar.
“Setiap kali saya bertemu dengan pihak pemkot mereka selalu menerangkan berani melawan jukir liar dan premanisme. Memang sejauh ini sudah baik langkah pemkot dalam menanggulangi hal tersebut.” kata Afif pada Kamis (13/7/2023)
Hal tersebut, berdasar ketika politisi muda gerindra tersebut melihat Walikota Samarinda Andi Harun. Mengecek ke lapangan terkait kegiatan premanisme, bahkan tidak takutnya walikota menantang para preman dengan membuka baju jabatannya.
“Pak walikota pun bahkan langsung turun kelapangan kadang. Saya masih ingat kejadian beliau mengusir preman di pasar segiri dan pasar pagi,” ungkapnya.
Namun Afif menyayangkan seringnya pihak tekhnis yang kecolongan. Dengan adanya laporan tindakan jukir liar dan premanisme yang ada di lapangan.
Ia melanjutkan adanya miss komunikasi antar Satpol-PP dan Dishub Kota Samarinda. Yang berwenang untuk menangani jukir liar dan premanisme di Kota Samarinda.
“Saya berharap pihak Dishub dapat bekerja lebih efektif lagi dengan mengajak Satpol-PP untuk berkolaorasi untuk menangani masalah ini,” Pungkasnya. (Adv/Nur/Wan)












