Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
DPRD Kota Samarinda

Dorong Peningkatan Pengaplikasian Fuel card di Seluruh SPBU Samarinda 

302
×

Dorong Peningkatan Pengaplikasian Fuel card di Seluruh SPBU Samarinda 

Sebarkan artikel ini

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Angkasa Jaya. (Ist)

Timeskaltim.com, Samarinda – Antrian Bahan Bakar Minyak (BBM) yang memakan bahu jalan masih banyak terjadi di beberapa titik SPBU Kota Samarinda. Akibat antrian tersebut bebeapa kali terjadi kecelakaan lalu lintas atau Lakalantas.

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Angkasa Jaya Djoerani mengatakan, minimnya ketersediaan BBM sudah diantisipasi Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda. Dengan menerapkan kartu kendali yaitu fuel card.

Angkasa menilai, penerapan fuel card, perlu peningkatan. Berdasarkan hasil sidak beberapa waktu lalu, masih ditemukan penerapan yang tak merata di seluruh SPBU se-Samarinda.

“Artinya perlu ditingkatkan karena masih ada kekurangan, sehingga perlu penyempurnaan. Misal ada fuel card yang tidak tepat digunakan karena ditemukan kendaraan yang tidak layak terdaftar di fuel card yang kemudian masih bisa mengisi BBM,” ucapnya usai rapai di gedung DPRD Samarinda, baru-baru ini.

Selain itu juga pemilik fuel card, memiliki kesempatan ketika berada di luar daerah. Untuk mengakses BBM di SPBU setiap Kabupaten/Kota di Kaltim. Hal itu juga dinilai, dapat menekan kelangkaan ketersediaan BBM.

“Padahal setiap kabupaten/kota memiliki kapasitas pengisian BBM yang berbeda, seperti di Samarinda itu maksimal mengisi 120 liter tetapi fuel card dari kota/kabupaten lain dapat mencapai 200 liter. Sehingga dapat mengisi BBM sesuai batasan fuel card penggunanya meski melewati batasan jumlah batasan BBM SPBU suatu daerah,” urainya.

Kendati demikian, Politisi PDIP ini juga menyarankan, agar Pertamina dapat mempertimbangkan penambahan jatah subsidi BBM.

“Harus ditambah kuotanya, agar hal ini tidak menimbulkan persoalan yang sama dan terus menerus,” pungkasnya. (Adv/Nur/Wan)