Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
DPRD Kota Samarinda

Dorong Pemkot Kembangan Wisata dan Cagar Budaya di Kota Tepian 

360
×

Dorong Pemkot Kembangan Wisata dan Cagar Budaya di Kota Tepian 

Sebarkan artikel ini

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Ahmat Sopian Noor. (Iswan Syarif/Times kaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Samarinda perlu didorong melalui pengembangan wisata dan Cagar Budaya. Ini dilakukan, agar identitas kebudayaan Kota Tepian, tak tergerus oleh  perkembangan zaman. 

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Ahmat Sopian Noor ditemui media ini, Kamis (09/3/2023) siang.

Sopian mengatakan, di Samarinda masih banyak aset daerah yang bisa di jadikan wisata, bahkan ada tempat wisata dan cagar budaya yang masih perlu pengembangan dam peningkatan lagi.

“Iklim wisata dan iklim investasi di daerah harus dikembangkan, seperti wisata religi, wisata alam dan wisata olahan yang salah satunya pasti akan meningkatkan PAD di Kota Samarinda,” ucapnya kepada media ini, Kamis (09/3/2023).

Terkait teknis dalam pelaksaanaan tersebut. Menurutnya perlu ada eksekutor yang bisa serius dalam hal ini, sehingga apa yang diinginkan dapat tercapai sesuai harapkan bersama.

“Untuk pengelolaan itu bisa dilakukan Pemkot, pengusaha atau pihak ketiga yang ada di kota Samarinda. Tinggal bagaimana tekad mereka dalam meningkatkan ekonomi dari sektor wisata,” ujarnya.

“Setelah dieksekusi tinggal ditargetkan untuk PAD berapa, misalnya ada perubahan ke arah yang lebih baik ya sisa bagaimana iklim wisata di daerah budaya wisata ini terus dikembangkan berkelanjutan,” sambungnya.

Politisi Golkar ini juga sangat prihatin terhadap wisata Samarinda, karena kurangnya pemeliharaan da pemanfaatan dengan baik.

“Kan sayang, contoh wisata air terjun yang ada di Tanah Merah itu, sebenarnya itu harus dikembangkan ada juga wisata olahan semacam pemancingan wisata olahan kayak kapal dan lainnya,” katanya.

Ia jua mengharapkan pengembangan dan peningkatan dari wisata religi, selain bisa menambah PAD juga bisa menambah ilmu pengetahuan.

“Wisata-wisata Religi seperti Makam-makam para tokoh-tokoh ulama, Makam-makam Habaib, dan lain sebagainya. Sehingga generasi muda kita mengetahui bahwa ini loh tokoh di Kaltim di Samarinda,” pungkasnya. (Adv/Nur/Wan)