Teks Foto: Analis Kinerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, Budi Sutrisno . (ist)
Timeskaltim.com, Samarinda – Setelah meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) pada setiap satuan pendidikan. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim menemukan kendala dalam penggunaanya.
Analis Kinerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, Budi Sutrisno sampaikan saat ini pihaknya masih memproses ratusan akun dari berbagai sekolah.
Walau sudah hamper satu bulan lauching SRIKANDI pada setiap satuan sekolah. Namun, belum seluruhnya sekolah di Kaltim menerapkan aplikasi tersebut.
“Jadi jangan dikira ketika launching di situ mereka juga bisa menggunakan karena pembuatan tanda tangan digital itu ada prosesnya,” ucap Budi, pada Senin (20/11/2023).
Saat ini pihaknya terkendala dalam proses penerbitan tanda tangan digital. Karena tanda tangan digital ini sangat rumit dalam pendaftarannya.
“Ada beberapa proses yang dilakukan untuk terbit tanda tangan digital itu untuk penggunaan aplikasi srikandi,” ujarnya.
Disdikbud Kaltim yakin semua kendala atas penggunan SRIKANDI pada satuan pendidikan di Kaltim akan segera diselesaikan. Agar pada akhir tahun semua sekolah dapat menggunakan aplikasi ini dengan menyeluruh.
“Targetnya di tahun ini mereka sudah bisa menggunakan semuanya,” pungkasnya. (Adv/Nik/Wan)












